OJK : Tingkatkan Pelayanan, Bank Tidak Perlu Buka Banyak Cabang

Pembukaan kantor cabang sebuah bank di daerah-daerah dinilai sudah tidak diperlukan seiring dengan perkembangan teknologi
Lorenzo Anugrah Mahardhika
Lorenzo Anugrah Mahardhika - Bisnis.com 10 November 2019  |  10:11 WIB

Bisnis.com, JAKARTA – Pembukaan kantor cabang sebuah bank di daerah-daerah dinilai sudah tidak diperlukan seiring dengan perkembangan teknologi

Hal ini diungkapkan oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso saat ditemui di Kantor OJK, Jakarta pekan ini.

Menurut Wimboh, upaya bank meningkatkan pelayanan dengan membuka kantor cabang baru sudah tak lagi efektif. Hal ini dinilai memakan biaya yang tidak sedikit dan membutuhkan waktu lebih lama untuk beroperasi secara optimal. 

Salah satu cara yang lebih mudah menurutnya adalah dengan menurunkan sejumlah agen ke wilayah-wilayah itu untuk secara aktif mendatangi masyarakat. Kehadiran agen dinilai dapat menggantikan kantor-kantor cabang yang selama ini hadir di wilayah.

“Cara buka cabang dan kemudian meminta insentif itu metode yang sudah using. Cukup dengan ada kantor cabang terdekat yang mengurus agen-agen tersebut, biar nanti agen itu yang terjun ke remote area,” jelasnya.

Ia mengatakan, cara ini dapat mengurangi biaya operasional bank secara signifikan karena tidak mengeluarkan uang untuk membangun kantor ataupun menggaji lebih banyak tenaga kerja. Hal ini juga nantinya dapat berimbas pada turunnya suku bunga yang diberlakukan bank-bank tersebut. 

"Jadi tak perlu ramai-ramai, seperti BRI buka cabang unit di remote area. Enggak perlu. Sekarang teknologi memungkinkan dengan membuka agen sebagai hub untuk kredit ritel, untuk tabungan, atau servis lain,” imbuhnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ojk

Editor : Mia Chitra Dinisari
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top