Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Laju Pertumbuhan Kantor Cabang Bank Terhenti

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak mempermasalahkan kebijakan sejumlah bank yang hendak mempertahankan keberadaan kantor cabang mereka di daerah. Laju pertumbuhan kantor cabang bank sendiri berkurang dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.
Lalu Rahadian
Lalu Rahadian - Bisnis.com 18 November 2019  |  10:36 WIB
Karyawati beraktivitas di salah satu kantor cabang Bank Sinarmas, di Jakarta, Senin (22/7/2019). - Bisnis/Himawan L Nugraha
Karyawati beraktivitas di salah satu kantor cabang Bank Sinarmas, di Jakarta, Senin (22/7/2019). - Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak mempermasalahkan kebijakan sejumlah bank yang hendak mempertahankan keberadaan kantor cabang mereka di daerah. Laju pertumbuhan kantor cabang bank sendiri berkurang dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

Menurut Staf Ahli Bidang Perbankan OJK Boedi Armanto, bank bisa saja mempertahankan kantor cabang di daearah jika merasa keberadaan entitas terkait masih dibutuhkan. Akan tetapi, bank diharap memperhatikan kemampuan mereka dalam membiayai operasional atau saat hendak membuka kantor cabang baru di suatu wilayah.

“Enggak ada masalah [jika bank mempertahankan kantor cabang untuk kebutuhan operasional]. Pada akhirnya yang kami inginkan ya ada kantor cabang,” ujar Boedi kepada Bisnis, pekan lalu.

Sebelumnya, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso menyebut bank dapat memanfaatkan agen sebagai pengganti keberadaan kantor cabang di daerah. Boedi pun menjelaskan maksud imbauan yang dikeluarkan Wimboh tersebut.

Menurut Boedi, OJK ingin bank yang belum mampu mendirikan kantor cabang untuk beroperasi dengan mengandalkan agen. Keberadaan agen ini juga berguna untuk mendorong inklusi dan literasi keuangan masyarakat.

“Agen memang diposisikan sebagai pengganti kantor, dengan catatan bank belum mampu buka cabang karena biaya yang besar,” ujarnya.

Berdasarkan Statistik Perbankan Indonesia (SPI) yang dikeluarkan OJK, hingga Agustus 2019 jumlah kantor cabang bank di seantero negeri mencapai 3.697 unit.

Jumlah ini menurun tipis dibanding total kantor cabang pada periode yang sama tahun lalu. Pada Agustus 2018 kantor cabang semua bank mencapai 3.709 unit.

Penurunan ini juga menyudahi rentetan kenaikan jumlah kantor cabang bank per Agustus yang terjadi sejak 2015. Meski demikian, sejumlah bank mengaku masih belum memikirkan opsi pengurangan kantor cabang hingga kini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kantor cabang perbankan
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top