Pohon Dana Milik Taipan Tahir Ekspansi ke Surabaya

PT Pohon Dana Indonesia, perusahaan teknologi finansial atau tekfin peer-to-peer lending yang didukung oleh Mayapada Group, milik taipan Dato Sri Tahir, melakukan ekspansi ke Surabaya pada penghujung 2019.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 02 Desember 2019  |  21:30 WIB
Pohon Dana Milik Taipan Tahir Ekspansi ke Surabaya
Dato Sri Tahir

Bisnis.com, JAKARTA — PT Pohon Dana Indonesia, perusahaan teknologi finansial atau tekfin peer-to-peer lending yang didukung oleh Mayapada Group, milik taipan Dato Sri Tahir, melakukan ekspansi ke Surabaya pada penghujung 2019.

Presiden Direktur Pohon Dana Khoe Yu Ek menjelaskan bahwa ibukota Provinsi Jawa Timur tersebut merupakan kota terbesar kedua di Indonesia, sehingga mendasari pihaknya untuk melakukan ekspansi ke sana.

Menurut Khoe, pihaknya fokus melakukan pembiayaan kepada pelaku usaha menengah, kecil, dan mikro (UMKM) seperti toko dan warung, lalu kepada petani sebagai bentuk dukungan pengembangan industri agrikultur.

Dia menilai bahwa fokus tersebut sejalan dengan karakteristik Surabaya sebagai pusat perekonomian di Jawa Timur. Khoe merujuk kepada data Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa perekonomian Jawa Timur tercatat tumbuh 3,54% pada kuartal II/2019.

Dari sisi produksi, pertumbuhan tertinggi terjadi di sektor lapangan usaha pertanian, kehutanan, dan perikanan sebesar 8,12%. Dari sisi pengeluaran, pertumbuhan tertinggi terjadi di sektor komponen pengeluaran konsumsi pemerintah sebesar 35,87%, diikuti oleh pembentukan modal tetap bruto sebesar 5,06%.

“Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa pun menjelaskan bahwa Pemerintah Daerah Jawa Timur membuka lebar karpet hijau yang berarti inward looking. Selaras dengan instruksi tersebut, Pohon Dana melakukan ekspansi ke Surabaya,” ujar Khoe seperti dikutip dari siaran pers, Selasa (2/12).

Dia menjelaskan bahwa pada 2019, rata-rata total pinjaman yang disalurkan Pohon Dana sebesar Rp20 juta per orang.

Penghitungan suku bunga, baik untuk pendana maupun peminjam juga disimplifikasi sehingga tak menimbulkan kebingungan dan memaksimalkan investasi pendana.

“Kami juga akan memperluas akses keuangan bagi saudara-saudara kita yang kena bencana alam untuk membantu mereka bangkit,” tambah Victoria Tahir, Presiden Komisaris Pohon Dana.

Perseroan yang mulai beroperasi pada Agustus 2018 telah menyalurkan pinjaman lebih dari Rp500 miliar dengan non-performing loan (NPL) di bawah 1%. ^(Wibi Pangestu Pratama)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
bank mayapada

Editor : Hendri Tri Widi Asworo
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top