Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kredit Perbankan 2019 Tumbuh 6,08 Persen

Kredit perbankan hanya tumbuh 6,08% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Realisasi kredit sepanjang 2019 itu jauh dari target OJK sebesar 8% - 10%.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 16 Januari 2020  |  10:55 WIB
Presiden Joko Widodo memberikan arahan dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2020 di Jakarta, Kamis (16/1/2020) - Bisnis/Amanda K. Wardhani
Presiden Joko Widodo memberikan arahan dalam Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan 2020 di Jakarta, Kamis (16/1/2020) - Bisnis/Amanda K. Wardhani

Bisnis.com, JAKARTA - Pertumbuhan kredit perbankan pada 2019 jauh di bawah proyeksi otoritas dan pelaku industri. Perlambatan ekonomi dan pengetatan likuiditas membuat pertumbuhan kredit tersendat.

Berdasarkan pemaparan yang disampaikan oleh Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso menyebutkan bahwa kredit perbankan hanya tumbuh 6,08 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year/yoy). Realisasi kredit sepanjang 2019 itu jauh dari target OJK sebesar 8 persen - 10 persen.

"Keliatannya karena ada hal fundamental karena korporasi kita lebih banyak menggunakan sumber pembiayaan dari offshore," ujar Wimboh dalam acara Pertemuan Tahunan Industri Jasa Keuangan (PTIJK) Tahun 2020 di Jakarta, Kamis pagi (16/1/2020).

Kenaikan pendanaan asing ini terliat dari pertumbuhan offshore sebesar 133,6% (yoy) jadi Rp133,4 triliun. Hal itu terkonfirmasi oleh kenaikan penerbitan surat utang 15,8% menjadi Rp97 triliun.

Menurut Wimboh, bank memilih menggunakan dana valuta asing karena beban biaya dana murah. "Wajar kalau pakai duit luar negeri karena bunga murah, rupiah stabil, dan ini positif sehingga sumber pembiayaan tidak hanya dari dalam negeri," tuturnya.

Pembiayaan perbankan juga didominasi oleh bank-bank besar, yakni bank umum kelompok usaha (BUKU) IV dengan pertumbuhan kredit 7,8% yoy. Kemudian BUKU III nakik 2,4%, BUKU II tumbuh 8,4%, dan BUKU I naik 6,4%.

Adapun secara kepemilikan, bank pemerintah daerah mencatatkan pertumbuhan 11,2%, bank BUMN 8,5%, dan bank swasta nasional naik 4,3%.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kredit ojk
Editor : Hendri Tri Widi Asworo
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top