Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kasus Jiwasraya, Puluhan Nasabah Datangi Kantor OJK Tuntut Penyelesaian

Nasabah Jiwasraya menuntut kejelasan pembayaran klaim polis mereka di Otoritas Jasa Keuangan
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 06 Februari 2020  |  14:26 WIB
Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riswinandi memberikan penjelasan saat wawancara dengan tim Harian Bisnis Indonesia di Jakarta, Senin (12/11/2018). - JIBI/Abdullah Azzam
Kepala Eksekutif Pengawas Industri Keuangan Non Bank Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riswinandi memberikan penjelasan saat wawancara dengan tim Harian Bisnis Indonesia di Jakarta, Senin (12/11/2018). - JIBI/Abdullah Azzam

Bisnis.com, JAKARTA — Puluhan pemegang polis JS Plan PT Asuransi Jiwasraya (Persero) mendatangi kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di Jalan Gatot Subroto, Jakarta untuk menuntut kejelasan penyelesaian klaim mereka. Sebelumnya rombongan yang sama menggeruduk kementerian keuangan untuk meminta pertanggungjawaban Menteri Keuangan Sri Mulyani sebagai bendahara negara.

Setelah menunggu sekitar satu jam, pada pukul 13.30 WIB lima perwakilan nasabah diperbolehkan untuk menemui Deputi Direktur Hubungan Kelembagaan OJK Nurita. Tidak terlihat Komisioner Industri Keuangan Non Bank Riswinandi sebagai pengawas langsung industri asuransi. Namun disebutkan terdapat Deputi Direktur Pengawasan Asuransi OJK I Wayan WijanaPada pukul 13.37 WIB, lima perwakilan nasabah lain menyusul ke pertemuan tersebut.

"Kami mewakili 200 anggota Forum Nasabah Jiwasraya, forum ini mewakili nasabah [pemegang polis JS Plan]. Kami hanya ingin menagih hak kami," ujar Ida Tumota, salah satu pemegang polis JS Plan yang turut mengikuti pertemuan dengan OJK di Jakarta, Kamis (6/2/2020).

Nasabah yang berkumpul di kantor OJK untuk mengirimkan surat resmi. Para nasabah juga meminta kejelasan pembayaran klaim jatuh tempo.

Sebelumnya, para pemegang polis pernah mengunjungi Kantor OJK pada Kamis (17/12/2019) untuk menyampaikan surat permohonan audiensi. Menurut para nasabah, pihak OJK tidak merespon surat tersebut dan belum pernah terdapat pertemuan dengan otoritas hingga hari ini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jiwasraya
Editor : Anggara Pernando
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top