Re-launching Mobile Banking, BTN Bidik 2,7 Juta Pengguna

Bank BTN memoles m-banking dengan user interface baru yang dinamis, modern, menarik, dan user friendly.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 07 Februari 2020  |  15:01 WIB
Re-launching Mobile Banking, BTN Bidik 2,7 Juta Pengguna
Petugas memberikan penjelasan kepada pengunjung cara pengajuan KPR melalui website saat acara Millenials Digital Experience di Jakarta, Jumat (7/2/2020). Bank BTN mengubah mobile banking dengan user interface baru yang dinamis, modern, menarik, dan user friendly guna menjadi batu loncatan bagi Bank BTN untuk mengembangkan berbagai fitur yang akan menjawab kebutuhan nasabah modern perseroan. Adapun perseroan membidik 2,7 juta pengguna mobile banking Bank BTN pada 2020. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. memacu layanan transaksional perseroan dengan kembali meluncurkan layanan mobile banking (m-banking) untuk meningkatkan himpunan dana murah.

Direktur Utama Bank BTN Pahala N. Mansury mengatakan selain sebagai bank yang berfokus pada sektor perumahan, pihaknya juga akan mengakselerasi fungsi perseroan sebagai bank tabungan.

"Saat ini, di perbankan sudah 50 persen transaksi dilakukan melalui e-channel. Dengan ini kami berupaya mengikuti tren di pasar dengan re-launching layanan mobile, yang memiliki tampilan baru dan lebih memberikan user experience. Harapannya nasabah akan semakin nyaman menggunakan m-banking yang ditawarkan BTN," katanya, Jumat (7/2/2020).

Pahala menjelaskan Bank BTN memoles m-banking dengan user interface baru yang dinamis, modern, menarik, dan user friendly. Pahala menyebutkan dengan re-launch ini, perseroan membidik akan ada 2,7 juta pengguna mobile banking Bank BTN pada 2020.

Layanan yang sedang dibangun perseroan pun menyajikan berbagai fitur, di antaranya fitur Online Onboarding, yakni pembukaan rekening secara online dari telepon genggam.

Selain itu, juga akan ada fitur pembukaan e-deposito, tarik tunai tanpa kartu, dan berbagai fitur lain yang akan mengikuti tren industri.

Perseroan mencatat, hingga Desember 2019, pengguna mobile banking Bank BTN telah mencapai 1,17 juta pengguna.

Dari pengguna tersebut, jumlah dan nilai transaksi menggunakan mobile banking Bank BTN mencapai 55,3 juta transaksi dengan nilai Rp9,11 triliun per Desember 2019.

Posisi jumlah dan nilai transaksi tersebut naik masing-masing sebesar 41,43 persen dan 36 persen secara tahunan (year-on-year/yoy) dari 39,1 juta transaksi dan Rp6,7 triliun pada Desember 2018.

Dengan capaian tersebut, Bank BTN mencatatkan perolehan fee based income (FBI) senilai Rp42,51 miliar pada Desember 2019 atau naik 27,65 persen yoy.

Dengan target pengguna baru pada 2020, Pahala menuturkan pihaknya membidik posisi FBI tersebut naik sekitar 33 persen. “Kami optimistis pengembangan ini akan mempermudah nasabah menggunakan mobile banking Bank BTN sehingga meningkatkan perolehan FBI kami.”

Sementara itu, selain mengembangkan layanan transaksional perseroan, dalam kesempatan yang sama Bank BTN juga menggelar penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MOU) terkait penggunaan electronic data capture (EDC).

Adapun, terkait kemitraan ini, Bank BTN menggadeng PT Duta Paramindo Sejahtera Developer Green Pramuka City, PT ISPI Pratamalestari Perkasa Developer ISPI, Panties Pizza Indonesia Merchant Makanan Panties Pizza, serta Notaris dan PPAT Umi Chamidah.

“Kami berharap dengan berbagai inisiatif inovasi ini akan mampu membuat nasabah Bank BTN kian nyaman bertransaksi menggunakan produk dan layanan kami,” ujar Pahala.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
btn, bank btn

Editor : Annisa Sulistyo Rini
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya



Top