Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Menengok Jurus Adira Finance Kejar Pertumbuhan Hingga 7 Persen

Target pertumbuhan yang ditetapkan perseroan pada 2020 sudah memasukkan asumsi industri otomotif nasional yang akan tumbuh flat.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 21 Februari 2020  |  18:27 WIB
Karyawan beraktivitas di kantor Adira Finance di Jakarta. Bisnis - Endang Muchtar
Karyawan beraktivitas di kantor Adira Finance di Jakarta. Bisnis - Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA - PT Adira Dinamika Multi Finance (Adira Finance) Tbk. memasang target optimistis untuk pertumbuhan bisnis pada tahun ini yaitu pada kisaran 4 persen hingga 7 persen secara tahunan. Sejumlah upaya sudah disiapkan untuk mencapai target tersebut.

Direktur Keuangan Adira Finance I Dewa Made Susila menjelaskan target pertumbuhan yang ditetapkan itu sudah memasukkan asumsi industri otomotif nasional akan tumbuh flat atau pada rentang 0 persen sampai dengan 3 persen.

"Dengan asumsi industri otomotif flat, kami pasang target sedikit di atas itu yakni 4 persen sampai 7 persen, memang saat ini kontribusi kami banyak di motor dan tumbuh, sedangkan mobil turun," ujarnya Jumat (21/2/2020).

Sejumlah upaya perseroan untuk mengejar target bisnis tahun ini sudah disiapkan. Pertama, melakukan perbaikan proses bisnis secara berkelanjutan.

Kedua, perbaiki hubungan dengan nasabah, seperti memudahkan akses, memberikan penghargaan, serta memudahkan konektivitas.

Ketiga, dengan melakukan digitalisasi layanan, melalui aplikasi Adiraku. Lewat serangkaian strategi tersebut, pihaknya meyakini target bisnis bakal tercapai pada akhir tahun ini.

"Memang ada banyak tantangan di tahun ini, belum lagi bicara soal harga komoditas belum stabil, tetapi ada ke arah membaik," ujarnya.

Adapun, Adira Finance telah menyalurkan pembiayaan senilai Rp37,9 triliun sepanjang 2019, atau terkoreksi 1 persen apabila dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya senilai Rp38,2 triliun. Secara rinci pembiayaan mobil baru turun 7 persen yoy, sedangkan pembiayaan motor naik 6 persen yoy.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

adira finance
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top