Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BI Serap Rp166,2 Triliun SBN yang Dilego Asing

Di pasar SBN sendiri, total outflow sejak 20 Januari 2020 telah mencapai Rp131,1 triliun.
Feni Freycinetia Fitriani
Feni Freycinetia Fitriani - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  15:34 WIB
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memberikan keterangan mengenai hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank di Indonesia melalui teleconference di Jakarta, Kamis (19/3 - 2020). Divisi Komunikasi Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo memberikan keterangan mengenai hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank di Indonesia melalui teleconference di Jakarta, Kamis (19/3 - 2020). Divisi Komunikasi Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Bank Indonesia (BI) telah memborong surat berharga negara (SBN) hingga Rp172,5 triliun (year to date/ytd).

"Diantaranya Rp166,2 triliun [ytd] itu adalah pembelian SBN dari pasar sekunder yang dilepas investor asing," ungkap Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo, Selasa (31/3/2020).

Di pasar SBN sendiri, total outflow mencapai Rp131,1 triliun. Total outflow adalah akumulasi mulai 20 Januari 2020 hingga 30 Maret 2020.

Namun beberapa minggu terakhir, BI melihat tekanan di pasar aset keuangan Tanah Air mulai reda. Hal ini dipicu oleh upaya negara-negara maju dalam mengelontorkan stimulus ekonomi bagi penanganan virus Corona.

"Kepanikan itu mereda dengan adanya dari langkah-langkah stimulus Fed, ECB, dan stimulus fiskal dari AS," ujar Perry.

Dalam kesempatan ini, Perry juga menegaskan BI akan tetap berada di pasar dan mengedepankan strategi triple intervention guna melakukan stabilisasi nilai tukar rupiah serta sistem keuangan di Tanah Air.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia sbn
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top