Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank IBK Incar Rp803,32 Miliar dari Penerbitan Saham Baru

PT Bank IBK Indonesia Tbk. (AGRS) melancarkan aksi penambahan modal lewat Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) atau rights issue dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada para pemegang saham.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 02 April 2020  |  17:39 WIB
Pekerja berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (1/4/2020). Bisnis - Abdurachman\n
Pekerja berada di dekat papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia di Jakarta, Rabu (1/4/2020). Bisnis - Abdurachman\\n

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank IBK Indonesia Tbk. (AGRS) melancarkan aksi penambahan modal lewat Penawaran Umum Terbatas II (PUT II) atau rights issue dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) kepada para pemegang saham.

Berdasarkan prospektus perseroan yang dikutip Bisnis dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia pada Kamis (2/4/2020), AGRS akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 4,72 miliar saham biasa, sekitar 39,93% dari total modal ditempatkan atau disetor penuh setelah PUT II.

Nominal yang ditawarkan sebesar Rp100 dengan harga pelaksanaan sebesar Rp170, sehingga jumlah dana yang diperoleh dari PUT II dalam rangka penerbitan HMETD seluruhnya berjumlah sebanyak-banyaknya sebesar Rp803,32 miliar.

Setiap pemegang tiga saham lama yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham pada tanggal 13 April 2020 pukul 16.00 WIB berhak atas dua HMETD. Adapun, potensi dilusi saham jika pemegang saham lama tidak mengambil haknya maksimum mencapai 39,9%.

Prospektus menyebutkan, Industrial Bank of Korea (IBK), selaku pemegang saham utama perseroan menyatakan akan melaksanakan sebagian haknya untuk membeli saham baru yang ditawarkan dalam PUT II ini, dengan jumlah sekitar Rp700 miliar atau setara dengan 4,11 miliar saham .

HMETD dapat diperdagangkan di dalam dan luar BEI selama tidak kurang dari 5 hari kerja mulai tanggal 15 April 2020 hingga 21 April 2020.

Pencatatan saham baru hasil pelaksanaan HMETD akan dilakukan di BEI mulai 25 April 2020. Tanggal terakhir pemesanan HMETD adalah pada 21 April 2020.

Direktur Kepatuhan IBK Indonesia Alexander Frans Roi sebelumnya mengatakan penambahan modal akan digunakan untuk keperluan modal kerja perseroan. Ruang bagi perusahaan untuk berkembang akan membesar seiring dengan dukungan permodal yang kuat dari induk, yakni Industrial Bank of Korea.

Bank hasil peleburan dua bank kecil, yakni PT Bank Mitraniaga Tbk. dan PT Bank Agris Tbk. mengincar laba bersih sebesar Rp12 miliar pada tahun ini. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top