Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BNI Layani Pembukaan Rekening Penerima Kartu Prakerja dari Rumah

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. telah menyiapkan sistem yang terintegrasi dengan Project Management Office (PMO) Program Kartu Pra-Kerja.
Ipak Ayu H Nurcaya
Ipak Ayu H Nurcaya - Bisnis.com 18 April 2020  |  13:11 WIB
Petugas mendampingi warga yang melakukan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja di LTSA-UPT P2TK di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2020). - ANTARA FOTO/Moch Asim
Petugas mendampingi warga yang melakukan pendaftaran calon peserta Kartu Prakerja di LTSA-UPT P2TK di Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/4/2020). - ANTARA FOTO/Moch Asim

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. telah menyiapkan sistem yang terintegrasi dengan Project Management Office (PMO) Program Kartu Prakerja.

Direktur Layanan dan Jaringan BNI Adi Sulistyowati menerangkan, sistem yang disiapkan itu nanti akan memungkinkan calon penerima Kartu Prakerja membuka rekening BNI dari rumah. BNI juga sudah mempunyai sistem yang namanya e-form atau formulir elektronik, sehingga membuka rekening bisa dari mana saja, termasuk dari rumah.

"Cukup mengisi e-form, lalu akan mendapat notifikasi yang menyatakan rekening sudah dibuka. Rekening BNI yang dibuat penerima Kartu Pra-Kerja juga tidak memerlukan saldo awal dan tidak dikenai biaya administrasi selama satu tahun. BNI menyiapkan pula gimik-gimik menarik dalam pembukaan rekening tersebut," katanya, Sabtu (18/4/2020).

Selain itu, rekening BNI ini juga tetap dapat digunakan sebagai tabungan dan alat transaksi setelah program Kartu Prakerja nantinya selesai.

Adapun  pembayaran insentif kepada penerima Kartu Prakerja akan dilakukan setelah peserta menyelesaikan proses pelatihan atau kursus. Selain itu, BNI sudah bekerja sama dengan sejumlah balai latihan kerja yang terdaftar dalam marketplace mitra PMO Kartu Prakerja.

Menurutnya, BNI juga memberikan jaminan bahwa semua transaksi dalam program Kartu Prakerja dilaksanakan secara akuntabel dan transparan.

“Semua bisa dicek dan diaudit pemerintah. Kami menjamin semua dana APBN yang digunakan bisa dipertanggungjawabkan,” katanya.

Adapun untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat khususnya calon peserta kartu prakerja, BNI bekerjasama dengan PMO telah membuka call center selama 5 hari kerja untuk calon penerima Kartu Pra-Kerja. Namun, Koen tidak menutup kemungkinan call center dibuka selama 7 hari apabila banyak pertanyaan yang masuk.

Sebelumnya, BNI ditunjuk sebagai Official Digital Banking Partner pada penyaluran insentif Kartu Prakerja, baik insentif pelatihan, insentif survei, maupun penyediaan sistem cash management yang terintegrasi dengan PMO Kartu Prakerja agar dana insentif tersebut tersalurkan secara akurat, efektif, dan efisien. Peran BNI antara lain menjadi bank yang membukakan rekening bagi peserta Kartu Prakerja.

Program Kartu Prakerja adalah program pengembangan kompetensi kerja yang ditujukan untuk pencari kerja, pekerja atau buruh yang terkena pemutusan hubungan kerja, dan pekerja atau buruh yang membutuhkan peningkatan kompetensi.

Kartu Prakerja telah resmi dirilis pemerintah pada 11 April 2020, dengan kebijakan membebaskan penggunaan insentif sebesar Rp600.000 per bulan selama empat bulan, tak hanya untuk kebutuhan pelatihan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kartu prakerja
Editor : Nancy Junita
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top