Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Disebut Dalam Audit Pengawasan OJK, Begini Respons Bank Muamalat

BPK memberi catatan bahwa OJK tidak merekomendasikan Bank Muamalat untuk melakukan koreksi atas non-performing loan, cadangan kerugian penurunan nilai, dan/atau kewajiban penyediaan modal minimum sesuai dengan hasil pemeriksaan Tahun 2018.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 12 Mei 2020  |  20:34 WIB
Pekerja melintas di depan logo Bank Muamalat di Jakarta, Kamis (5/3/2020). Bisnis - Abdurachman
Pekerja melintas di depan logo Bank Muamalat di Jakarta, Kamis (5/3/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA -- Meski mendapat catatan dari Badan Pemeriksa Keuangan, PT Bank Muamalat Indonesia Tbk. mengklaim tetap beroperasi secara normal dan menjalankan bisnis seperti biasa.

Seperti diketahui, BPK memberi catatan bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tidak merekomendasikan Bank Muamalat untuk melakukan koreksi atas non-performing loan, cadangan kerugian penurunan nilai, dan/atau kewajiban penyediaan modal minimum sesuai dengan hasil pemeriksaan Tahun 2018.

Hal tersebut antara lain mengakibatkan kesulitan permodalan pada perseroan tersebut dan tidak jelas waktu penyelesaiannya.

Head of Corporate Affairs Bank Muamalat Hayunaji menyampaikan perseroan masih melakukan penyesuaian terhadap semua catatan yang diberikan termasuk oleh BPK maupun OJK.

"Namun, yang dapat kami sampaikan adalah bahwa hingga saat ini, Bank Muamalat tetap beroperasi secara normal dan menjalankan bisnis seperti biasa. Berdasarkan laporan keuangan per Desember 2019, rasio keuangan Bank Muamalat masih sesuai dengan ketentuan regulator," katanya kepada Bisnis, Selasa (12/5/2020).

Dia pun menyebutkan institusi perbankan, termasuk Bank Muamalat, merupakan institusi yang masuk dalam kategori the most regulated yang tunduk dan bernaung di bawah ketentuan beberapa regulator, termasuk diantaranya adalah OJK, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, Dirjen Pajak, dan Kementerian Tenaga Kerja.

Mengenai pemberitaan di media yang mengutip laporan hasil audit BPK mengenai pengawasan otoritas pengawas terhadap 7 bank termasuk perseroan, Hayunaji menyebutkan bahwa hal tersebut di luar kewenangan perseroan untuk menjawab atau mengomentari.

"Namun, perlu kami informasikan bahwa OJK telah mengeluarkan pernyataan di media yang menyatakan bahwa hasil audit BPK tersebut tidak mencerminkan kualitas pengawasan OJK secara keseluruhan," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank muamalat bpk audit bpk
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

Foto loadmore

BisnisRegional

To top