Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sisa THR Ingin Diinvestasikan? Ini Pilihan Reksa Dana Top

investor disarankan memilih instrumen yang cukup likuid. Untuk di reksa dana, opsi utamanya adalah produk reksa dana pasar uang.
Dhiany Nadya Utami
Dhiany Nadya Utami - Bisnis.com 21 Mei 2020  |  13:03 WIB
Pekerja menunjukkan uang Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran yang diterimanya di pabrik rokok PT Djarum, Kudus, Jawa Tengah, Selasa (12/5/2020). Sebanyak 48.118 pekerja rokok menerima uang THR Lebaran guna membantu pekerja dalam memenuhi kebutuhan keluarga selama bulan Ramadhan dan hari Lebaran. - ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho
Pekerja menunjukkan uang Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran yang diterimanya di pabrik rokok PT Djarum, Kudus, Jawa Tengah, Selasa (12/5/2020). Sebanyak 48.118 pekerja rokok menerima uang THR Lebaran guna membantu pekerja dalam memenuhi kebutuhan keluarga selama bulan Ramadhan dan hari Lebaran. - ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho
 Bisnis.com, JAKARTA—Setelah mengalokasikan dana tunjangan hari raya (THR) ke berbagai pos, seperti kewajiban membayar zakat dan keperluan Lebaran, tak ada salahnya menyisihkan sebagian untuk investasi.
 
Adapun, salah satu opsi investasi yang dapat menjadi pilihan adalah reksa dana, mengingat pembelian instrumen investasi satu ini sangat mudah dilakukan dan jumlah dana yang disetorkan bisa dimulai dari nominal sangat kecil.
 
Chief Investment Officer PT Principal Asset Management Ni Made Muliartini mengatakan pada dasarnya tidak ada perbedaan signifikan antara mengelola portfolio menjelang Lebaran dibandingkan dengan hari-hari lainnya.
 
Namun, mengingat kebutuhan dana yang cukup tinggi di hari-hari menjelang Hari Raya, maka dia menyarankan agar investor memilih instrumen yang cukup likuid. Untuk di reksa dana, opsi utamanya adalah produk reksa dana pasar uang.
 
“Jadi sebaiknya pilih produk yang memang cukup likuid untuk diambil dananya sewaktu-waktu jika diperlukan,” tuturnya kepada Bisnis, belum lama ini.
 
Senada, Head of Market Research Infovesta Utama Wawan Hendrayana juga merekomendasikan produk reksa dana pasar uang sebagai pilihan untuk menginvestasikan dana segar seperti THR.
 
Pasalnya, selain karena kebutuhan likuiditas yang tinggi jelang Lebaran, momentum tahun ini juga dibarengi dengan kondisi sosial-ekonomi yang sangat berbeda sebagai buntut dari pandemi Covid-19.
 
Menurut Wawan, sebagai instrumen investasi, produk reksa dana pasar uang cenderung memiliki risiko yang sangat minim sehingga investor masih bisa mengharapkan keuntungan dari investasi tanpa terlalu khawatir akan risiko yang timbul. Pun, produk ini sangat likuid.
 
“Pandemi Covid-19 ini kan kita tidak tahu akan sampai kapan, jadi kalau tiba-tiba butuh dana darurat bisa langsung dicairkan,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

investasi reksa dana thr
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top