Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

New Normal, BRI Beri Pendampingan Pelaku UMKM Produsen APD

Corporate Secretary Bank BRI Amam Sukriyanto menyebutkan beberapa produk APD seperti masker dan hand sinitizer saat ini cukup tinggi permintaannya.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 08 Juni 2020  |  17:10 WIB
New Normal, BRI Beri Pendampingan Pelaku UMKM Produsen APD
Nasabah bertransaksi melalui mesin ATM di galeri e-banking Bank BRI, di Jakarta, Selasa (12/9). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. kembali memberikan pendampingan kepada pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di era tatanan baru.

Kali ini, pelatihan virtual (kelas online) diberikan kepada para entrepreneur yang memiliki latar belakang usaha produk alat pelindung diri (APD).

Gelaran online yang diberi tajuk Pelatihan Online Edisi Kelas Sehat ini merupakan hasil kerja sama BRI dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Corporate Secretary Bank BRI Amam Sukriyanto menyebutkan beberapa produk APD seperti masker dan hand sinitizer saat ini cukup tinggi permintaannya.

“Melalui pelatihan ini diharapkan para pelaku UMKM mendapat pengetahuan yang cukup tentang standarisasi pembuatan APD sehingga produknya dapat diterima dan bersaing di pasar,” ujar Amam dalam siaran pers BRI, Senin (8/6/2020).

Adapun, virtual event yang bertema LAWAN (Lanjut Jadi Wirausaha Dalam Keadaan) Pandemi Bareng tersebut menghadirkan beberapa pembicara yang mampu memberikan solusi dan motivasi kepada lebih dari 200 peserta pelatihan.

Pada pelaksanaannya, terdapat dua sesi penting yang diberikan yaitu materi pendampingan dan motivasi oleh Taufik Madjid selaku Direktur Jenderal Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa Kementerian PDTT dan Agregasi & Standarisasi APD oleh Deasy Nurmalasari selaku Ketua Tim Karya Nusantara.

“Menghadapi aktivitas new normal, kami terus berkomitmen secara berkelanjutan akan melakukan pendampingan dan pemberdayaan UMKM sehingga para pelaku UMKM dapat adaptif terhadap perubahan-perubahan yang terjadi,” imbuh Amam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bri umkm apd
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top