Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

KABAR PASAR: Tahir 'Restui' Cathay, Fase Pemulihan Telah Tiba

Berita mengenai pemegang saham pengendali Bank Mayapada dan performa saham sektor keuangan, antara lain, menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Selasa (14/7/2020).
Renat Sofie Andriani
Renat Sofie Andriani - Bisnis.com 14 Juli 2020  |  07:05 WIB
Pendiri Grup Mayapada Dato Sri Tahir menjawab pertanyaan wartawan usai bertemu Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo untuk melaporkan penukaran uang dolar AS dan dolar Singapura senilai Rp2 triliun, di Jakarta, Senin (15/10/2018). - JIBI/Dwi Prasetya
Pendiri Grup Mayapada Dato Sri Tahir menjawab pertanyaan wartawan usai bertemu Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo untuk melaporkan penukaran uang dolar AS dan dolar Singapura senilai Rp2 triliun, di Jakarta, Senin (15/10/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA – Berita mengenai pemegang saham pengendali Bank Mayapada dan performa saham sektor keuangan, antara lain, menjadi sorotan edisi harian Bisnis Indonesia, Selasa (14/7/2020).

Berikut beberapa perincian topik utamanya:

Tahir 'Restui' Cathay. Penguatan permodalan PT Bank Mayapada International Tbk. di tengah isu masalah kredit dan likuiditas kian mengarah pada peluang Cathay Life Insurance Co. Ltd. menjadi pemegang saham pengendali perseroan.

Fase Pemulihan Telah Tiba. Pergerakan saham emiten sektor keuangan bermekaran awal semester II/2020. Rentetan aksi korporasi serta optimisme penyehatan ekonomi diyakini akan memantik pemulihan pada harga para penghuni indeks JAKFIN.

Manufaktur Masih Bertatih-tatih. Upaya pemulihan kinerja industri manufaktur masih bertatih-tatih karena dihadapkan pada sejumlah tantangan, terutama menyangkut daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih akibat pandemi Covid-19.

Perpanjang PSBB Transisi DKI. Presiden Joko Widodo menyoroti tingginya penambahan kasus positif Covid-19 DKI Jakarta dan 7 provinsi lainnya sehingga perlu mendapatkan penanganan prioritas. Pakar epidemiologi menyarankan DKI Jakarta agar memperpanjang masa PSBB transisi.

Bertahan atau Gulung Tikar. Daya tahan bisnis maskapai penerbangan nasional tengah diuji pandemi virus corona setidaknya hingga akhir 2022. Dibutuhkan ‘napas panjang’ untuk tetap bertahan.

Akselerasi Ekonomi Makin Berat. Akselerasi ekonomi diprediksi makin berat menyusul seretnya kinerja manufaktur yang menjadi pendorong utama pertumbuhan.

China Serukan Penggunaan Yuan. China kembali menyerukan penggunaan yuan untuk transaksi global karena menghadapi prospek pembatasan akses dolar Amerika Serikat setelah menerapkan UU keamanan nasional Hong Kong.

Penjamin Polis Kian Dinanti. Desakan terhadap perlunya kehadiran lembaga penjamin polis asuransi kembali mengemuka menyusul munculnya sejumlah persoalan pembayaran klaim nasabah dalam beberapa waktu terakhir.

Di Tengah Bom Waktu Utang Jumbo. Sejumlah emiten BUMN harus menanggung utang jumbo akibat pekerjaan rumah dari pemerintah. Berbagai penugasan dilahap sampai kalap dan kini beberapa BUMN berharap suntikan modal.

Jabar Tahan Izin Hiburan. Kepala daerah di wilayah Provinsi Jawa Barat diminta tidak memberikan izin operasional aktivitas sektor hiburan seperti bioskop, spa, dan karaoke karena alasan penyebaran virus corona.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham BUMN bank mayapada
Editor : Hafiyyan
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top