Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

5 Bank Internasional Kucurkan Kredit Sindikasi Rp10,26 Triliun ke SMI

Berdasarkan informasi yang diterima Bisnis (9/9/2020), perjanjian ini merupakan pinjaman sindikasi offshore terbesar yang diperoleh PT SMI dari mitra perbankan asing.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 09 September 2020  |  18:41 WIB
Logo SMI - Istimewa
Logo SMI - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA -- PT Sarana Multi Infrastruktur (Persero) atau SMI sebagai special mission vehicle (SMV) di bawah koordinasi Kementerian Keuangan akan menandatangani perjanjian pinjaman sindikasi senilai US$700 juta atau setara Rp10,26 triliun.

Berdasarkan informasi yang diterima Bisnis (9/9/2020), perjanjian ini merupakan pinjaman sindikasi offshore terbesar yang diperoleh PT SMI dari mitra perbankan asing.

Sebanyak lima bank asing yang memberikan fasilitas pinjaman ke SMI yakni MUFG Bank Ltd, United Overseas Bank (UOB), Standard Chartered Bank, Bank of China (Hong Kong), dan Bank Chinatrust (CTBC Bank). Sayangnya, penggunaan fasilitas kredit lebih lanjut masih belum dijelaskan.

Dalam agenda kegiatan yang beredar, SMI akan menandatangani perjanjian pinjaman sindikasi dengan lima bank tersebut pada Kamis (10/9/2020).

Berdasarkan catatan Bisnis, PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) dan SMI menandatangani nota kesepahaman kerja sama pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) Berbasis Platform SDG Indonesia One pada akhir paruh pertama tahun lalu.

Nilai kerja sama tersebut diperkirakan senilai US$4,29 miliar atau sekitar Rp64,35 triliun. Sebelumnya, pemerintah telah membentuk platform “SDG Indonesia One” untuk memobilisasi sumber daya keuangan publik dan swasta melalui skema pembiayaan bersama proyek-proyek infrastruktur yang terkait dengan pencapaian SDG, termasuk proyek pengembangan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) pada sektor ketenagalistrikan.

Di samping itu, perusahaan pembiayaan infrastruktur pelat merah ini pun akan memberikan kemudahan bagi provinsi terdampak Covid-19 yang ingin mengajukan pinjaman dana pembangunan.

Direktur Utama Sarana Multi Infrastruktur Edwin Syahruzad berharap besar provinsi-provinsi lain mau menyusul DKI Jakarta dan Jawa Barat yang telah resmi mendapatkan pinjaman perdana dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) per hari ini.

"Besar harapan kami provinsi-provinsi lain juga ikut dalam pinjaman daerah PEN ini. Kami sudah melakukan koordinasi dengan Pemprov Jawa Timur, dengan Pemprov Jawa Tengah, harapan kami juga dengan Pemprov Sulawesi Selatan," jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank asing pt smi kredit sindikasi
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top