Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BI Fast Payment Ditargetkan Rampung 2021, Layanan Kliring Bisa Real Time

Melalui sistem yang baru, transaksi kliring akan menjadi semakin cepat dan biaya yang dikenakan akan lebih murah.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 10 September 2020  |  11:29 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (18/8 - 2020), Dok. Bank Indonesia
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo memberikan keterangan melalui streaming di Jakarta, Rabu (18/8 - 2020), Dok. Bank Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA - Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyampaikan transformasi layanan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) menjadi BI Fast Payment ditargetkan rampung pada 2021.

Alhasil, proses transaksi kliring dapat dilakukan pada saat itu juga atau real time, dengan sistem baru tersebut. Perry menyebut, saat ini BI masih terus melakukan proses kesiapan, termasuk dasi sisi infrastruktur.

"Kami harap tahun depan BI Fast bisa segera dijalankan," katanya saat memberikan kata sambutan dalam acara Launching of Aftech Anual Member Survey Report 2019/2020, Kamis (10/9/2020).

Perry menuturkan, melalui sistem yang baru, transaksi kliring akan menjadi semakin cepat dan biaya yang dikenakan akan lebih murah.

"BI Fast Payment akan menggangikan SKNBI, BI Fast akan 24 jam 7 hari dan real time, hanya memerlukan waktu beberapa detik untuk akselerasi settlement," jelasnya.

Adapun, di tengah pandemi Covid-19 saat ini, BI menurunkan biaya transfer dana melalui SKNBI. Hal ini guna mendorong masyarakat terus bertransaksi secara nontunai sebagai upaya mencegah penyebaran Covid-19 semakin meluas.

Layanan transfer dana dari bank ke nasabah yang tadinya Rp3.500 diturunkan menjadi Rp2.900, sementara transfer dana dari bank ke BI dikenakan biaya Rp1.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia kliring
Editor : Hadijah Alaydrus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top