Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Langgar Aturan, Operasional First Indo American Leasing Dibekukan

Otoritas Jasa Keuangan membekukan kegiatan usaha PT First Indo American Leasing Tbk. karena tidak memenuhi ketentuan di bidang perusahaan pembiayaan.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 17 Oktober 2020  |  11:25 WIB
Kantor First Indo Finance atau PT First Indo American Leasing. - firstindofinance.com
Kantor First Indo Finance atau PT First Indo American Leasing. - firstindofinance.com

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) membekukan kegiatan usaha PT First Indo American Leasing Tbk. karena tidak memenuhi ketentuan di bidang perusahaan pembiayaan.

Keputusan tersebut dituangkan dalam Surat Nomor S-355/NB.2/2020 tanggal 11 Agustus 2020, yang ditandatangani Deputi Komisioner Pengawas IKNB II Moch Ihsanuddin.

Berdasarkan hasil monitoring OJK, PT First Indo American Leasing Tbk tidak memenuhi ketentuan yang diatur pada Pasal 46 ayat 1, Pasal 64 ayat 1, Pasal 79 ayat 1, dan Pasal 85 ayat 1 Peraturan OJK Nomor 35/POJK.05/2018 tentang Penyelenggaraan Usaha Perusahaan Pembiayaan.

"Dengan dibekukannya kegiatan usaha perusahaan pembiayaan tersebut, maka perusahaan pembiayaan PT First Indo American Leasing Tbk. dilarang melakukan kegiatan usaha di bidang perusahaan pembiayaan," tulis OJK dalam pengumuman yang dikutip Bisnis, sabtu (17/10/2020).

Sebagai informasi, PT First Indo American Leasing Tbk. memiliki fokus usaha berupa pemberian fasilitas pembiayaan multiguna untuk kendaraan bekas roda empat. 

Berdasarkan laporan posisi keuangan per 30 Juni 2020, perseroan membukukan rugi bersih tahun berjalan sebesar Rp44,40 miliar, membengkak dari periode yang sama tahun sebelumnya mencatat rugi sebesar Rp8,18 miliar. 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

OJK perusahaan pembiayaan
Editor : Rivki Maulana
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top