Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Bank QNB Dapat Suntikan Modal Rp442,98 Miliar

Suntikan modal tersebut berupa dana setoran modal dari pemegang saham pengendali perseroan yakni Qatar National Bank (Q.P.S.C) yang dilaksanakan pada 15 Oktober 2020.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 17 Oktober 2020  |  07:35 WIB
Bank QNB Indonesia menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada Kamis, 11 Juni 2020. - Dok. Bank QNB Indonesia
Bank QNB Indonesia menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) pada Kamis, 11 Juni 2020. - Dok. Bank QNB Indonesia

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank QNB Indonesia Tbk. mendapatkan suntikan modal sebesar US$30 juta dari pemegang saham pengendali yakni Qatar National Bank (Q.P.S.C).

Jika mengacu pada kurs referensi Jisdor pada Jumat (16/10/2020) Rp14.766 per dolar AS, maka suntikan dana yang diperoleh setara dengan Rp442,98 miliar.

Dalam pengumuman di Bursa Efek Indonesia dikutip Sabtu (17/10/2020), Direktur Bank QNB Indonesia Windiartono Tabingin dan Leka Madiadipoera menyampaikan bahwa perseroan telah menerima penempatan dana berupa dana setoran modal dari pemegang saham pengendali perseroan yakni Qatar National Bank (Q.P.S.C) pada 15 Oktober 2020.

Qatar National Bank merupakan pemegang saham pengendali perseroan dengan kepemilikan sebesar 92,48% per 30 September 2020. Adapun, nilai penempatan dana sebesar US$30 juta.

Penempatan dana berupa dana setoran modal dari Qatar National Bank tersebut bertujuan untuk terus memperkuat permodalan. Dengan demikian, diharapkan akan mendukung kinerja keuangan yang optimal.

"Penempatan dana tersebut akan terus memperkuat permodalan," terang direksi dalam pengumuman.

Direksi menambahkan dengan masuknya dana tambahan modal tersebut diharapkan pula berdampak positif terhadap kondisi keuangan perseroan secara makro.

Berdasarkan laporan laba rugi per 30 Juni 2020, perseroan membukukan rugi bersih periode berjalan sebesar Rp537,64 miliar, membengkak dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp52,98 miliar. Adapun, modal inti perseroan per 30 Juni 2020 sebesar Rp2,71 triliun.

Sebelumnya, perseroan juga mengumumkan akan menerbitkan dan menawarkan obligasi berkelanjutan I Bank QNB Indonesia tahap III tahun 2020 dengan jumlah pokok sebesar Rp448 miliar. Obligasi ditawarkan dengan tingkat bunga tetap sebesar 6,25% per tahun dan jangka waktu 367 hari kalender terhitung sejak tanggal emisi.

Ini merupakan penerbitan obligasi terakhir dari penawaran umum berkelanjutan I Bank QNB Indonesia dengan target dana yang dihimpun sebanyak-banyaknya Rp1 triliun. Masa penawaran umum dijadwalkan pada 22-26 Oktober 2020. Adapun pencatatan pada Bursa Efek Indonesia dijadwalkan pada 4 November 2020.

"Seluruh dana yang diperoleh dari hasil penawaran umum obligasi, setelah dikurangi dengan biaya-biaya emisi, akan dipergunakan oleh perseroan untuk modal kerja dalam rangka pengembangan usaha dalam bentuk ekspansi," terang manajemen dalam prospektus yang dipublikasikan pada 12 Oktober 2020.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan Bank QNB Indonesia
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top