Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kontribusi Dana Pensiun terhadap PDB 2045 Diprediksi Cuma 13 Persen

Padahal untuk menjadi negara maju, dana pensiun harus mencapai total aset sekitar 60 persen terhadap total PDB pada 2045.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 22 Oktober 2020  |  15:30 WIB
Dana pensiun - Istimewa
Dana pensiun - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA — Kontribusi aset dana pensiun terhadap produk domestik bruto atau PDB pada 2045 diperkirakan hanya mencapai 13 persen. Padahal, untuk menjadi negara maju, kontribusi itu harus bisa mencapai 60 persen.

Direktur Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Isa Rachmatarwata menjelaskan bahwa hingga 2019, total aset dana pensiun di Indonesia mencapai Rp955,08 triliun. Jumlah tersebut berkontribusi 6,03 persen terhadap PDB Indonesia.

Tingkat kontribusi itu tercatat naik dari tahun-tahun, dari masih sebesar 4,86 persen pada 2015. Dengan tingkat pertumbuhan dan kondisi seperti saat ini, menurut Isa, kontribusi dana pensiun itu akan mencapai 13 persen terhadap PDB 2045, saat Indonesia genap berusia 100 tahun.

"Padahal untuk menjadi negara maju, dana pensiun harus mencapai total aset sekitar 60 persen terhadap total PDB pada 2045," ujar Isa pada Kamis (22/10/2020).

Untuk mencapai tingkat kontribusi itu, dana pensiun di Indonesia harus mencatatkan arus modal masuk (net inflow) sekitar 2,5 persen terhadap PDB, jika masih menggunakan asumsi imbal hasil 5,5 persen seperti saat ini. Adapun, net inflow yang diperlukan menjadi 2,08 persen jika asumsi imbal hasilnya 7,17 persen.

Isa menjabarkan bahwa jika kondisi dana pensiun tetap seperti saat ini, yakni net inflow 0,41 persen dengan asumsi imbal hasil 5,5 persen, maka persyaratan untuk menjadi negara maju itu tidak akan terpenuhi. Oleh karena itu, peningkatan kualitas dan jumlah aset dana pensiun perlu menjadi perhatian besar.

"Reformasi struktural [dana pensiun] diperlukan untuk bisa menyediakan pendanaan jangka panjang yang cukup," ujar Isa.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pdb aset
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top