Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Cadangan Devisa Oktober 2020 Susut Rp21 Triliun, Ini Penyebabnya

Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Oktober 2020 sebesar US$133,7 miliar atau menurun dibandingkan posisi akhir September 2020 sebesar US$135,2 miliar.
Edi Suwiknyo
Edi Suwiknyo - Bisnis.com 06 November 2020  |  11:15 WIB
Karyawati menunjukan uang Rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Minggu (7/6/2020). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawati menunjukan uang Rupiah dan dolar AS di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Jakarta, Minggu (7/6/2020). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA - Pembayaran utang luar negeri pemerintah menjadi penyebab menurunnya cadangan devisa Indonesia selama bulan Oktober 2020.

Posisi cadangan devisa Indonesia akhir Oktober 2020 sebesar US$133,7 miliar atau menurun dibandingkan posisi akhir September 2020 sebesar US$135,2 miliar.

Kepala Departemen Komunikasi Bank Indonesia (BI) Onny Wodjanarko menyatakan bahwa posisi cadangan devisa tersebut setara dengan pembiayaan 9,7 bulan impor atau 9,3 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Selain itu posisi tersebut juga berada di atas standar kecukupan internasional sekitar 3 bulan impor.

"Bank Indonesia menilai cadangan devisa tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan," kata Onny dalam keterangan resmi, Jumat (6/11/2020).

Onny menjelaskan penurunan cadangan devisa pada Oktober 2020 antara lain dipengaruhi oleh pembayaran utang luar negeri pemerintah.

Ke depan, Bank Indonesia memandang cadangan devisa tetap memadai, didukung oleh stabilitas dan prospek ekonomi yang terjaga. Optimisme ini muncul seiring dengan berbagai respons kebijakan dalam mendorong pemulihan ekonomi.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia dolar as cadangan devisa utang luar negeri
Editor : Annisa Sulistyo Rini
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top