Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dorong Penyaluran Kredit Kendaraan, OJK Siapkan Revisi Aturan ATMR

Adapun, pemerintah berupaya mendorong permintaan di sektor manufaktur yang lesu karena Covid-19. Kementeri Koordinator Bidang Perekonomian mendorongnya dengan skema PPnBM [pajak penjualan atas barang mewah] ditanggung pemerintah.
M. Richard
M. Richard - Bisnis.com 16 Februari 2021  |  10:36 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sedang mengkaji aturan aktiva tertimbang menurut risiko kredit atau ATMR untuk kendaraan di bawah 1.500cc yang memiliki local content hingga 70 persen.

Adapun, pemerintah berupaya mendorong permintaan di sektor manufaktur yang lesu karena Covid-19. Kementeri Koordinator Bidang Perekonomian mendorongnya lewat pemberian stimulus PPnBM [pajak penjualan atas barang mewah] ditanggung pemerintah.

Instrumen kebijakan tersebut akan dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan dan akan diberlakukan mulai 1 Maret.

Deputi Komisioner Pengawas Perbankan III OJK Slamet Edy Purnomo mengaku mendapat permintaan untuk mendukung kebijakan pemerintah tersebut dengan penurunan aktiva tertimbang menurut risiko kredit atau ATMR bagi perbankan.

"[Dari sisi ATMR. Apakah OJK juga akan mendukung kebijakan pemerintah tersebut?] Ya kami sedang mengkajinya secara internal," katanya, Selasa (16/2/2021).

Adapun, ATMR adalah adalah komposisi pos-pos neraca yang telah dikalikan dengan persentase bobot risiko dari masing-masing pos itu sendiri. Semakin tinggi ATMR, semakin tinggi risiko penempatan aset bank.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kredit OJK
Editor : Ropesta Sitorus
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top