Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Turun 7 Persen, Saham Bank Ganesha (BGTG) Sentuh ARB

Saham bank dengan kode BGTG tersebut langsung terjun 7 persen saat pembukaan perdagangan, dari level 200 ke 186 per saham.
Annisa Sulistyo Rini
Annisa Sulistyo Rini - Bisnis.com 17 Maret 2021  |  14:02 WIB
Suasana di kantor Bank Ganesha. - Istimewa
Suasana di kantor Bank Ganesha. - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - Saham PT Bank Ganesha Tbk. pada perdagangan hari ini, Rabu (17/3/2021) menyentuh batas auto reject bawah (ARB).

Berdasarkan data RTI Business, saham bank dengan kode BGTG tersebut langsung terjun 7 persen saat pembukaan perdagangan, dari level 200 ke 186 per saham.

Saham Bank Ganesha terus menurun dalam 5 perdagangan terakhir dengan penurunan rata-rata lebih dari 6 persen. Dalam seminggu terakhir, saham BGTG melemah 29,55 persen.

Namun, sepanjang tahun berjalan (year to date/ytd) saham Bank Ganesha menguat 151,35 persen. Sebelumnya, Bursa Efek Indonesia (BEI) sempat memberhentikan sementara perdagangan saham BGTG pada Rabu (3/3/2021) dan baru kembali dibuka pada Rabu (10/3/2021).

Dalam pengumuman bernomor Peng-SPT 0041/BEI.WAS/03-2021 disebutkan suspensi saham tersebut dilakukan sehubungan dengan terjadinya peningkatan harga kumulatif yang signifikan pada saham Bank Ganesha. Sehari sebelum disuspensi, saham Bank Ganesha melonjak 34,01 persen ke level 264 per saham.

Adapun, dalam public expose insidentil yang diselenggarakan pada Jumat (5/3/2021), Presiden Direktur Bank Ganesha Lisawati mengatakan perseroan merambah ke digital dengan menggandeng tiga perusahaan teknologi finansial (financial technology/fintech) yaitu Akulaku, Amartha, dan Danain.

Dia mengatakan Bank Ganesha berkeinginan untuk merambah ke digital dengan adanya perubahan perilaku nasabah. Transformasi digital emiten dengan kode saham BGTG ini telah dimulai sejak 2018 dengan peluncuran internet banking dan mobile banking dalam aplikasi BANGGA.

"Kami akan terus mengembangkan aplikasi BANGGA dan memberikan kemudahan bagi nasabah untuk melakukan aktivitas keuangan di manapun dan kapanpun. Dengan aplikasi BANGGA, nasabah dapat juga melakukan banyak kemudahan aktivitas keuangan maupun non keuangan yang unik," ujar Lisawati secara virtual.

Saat ini, Bank Ganesha sedang mengembangkan fitur transaksi pembayaran menggunakan penarikan tunai tanpa kartu di ATM dan pembukaan rekening secara online.

Selain itu, BGTG bekerja sama dengan beberapa perusahan fintech seperti Akulaku, Amarta dan Danain. Bank Ganesha melakukan sinergi ini dikarenakan ingin memulai infrastruktur komunikasi berbasis online yang akan diimplementasikan ke seluruh daerah di Indonesia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

saham bank auto rejection bank ganesha emiten bank
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top