Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Blak-blakan! Bank Aladin (BANK) Akui Penjajakan dengan Shopee

Hal itu tercantum dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (28/4/2021) untuk menjawab permintaan penjelasan otoritas bursa.
Logo Bank Aladin/aladinbank.id
Logo Bank Aladin/aladinbank.id

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Aladin Syariah Tbk. menyatakan sedang dalam tahap penjajakan dengan anak usaha Sea Group Shopee.

Hal itu tercantum dalam keterbukaan informasi yang disampaikan kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu (28/4/2021) untuk menjawab permintaan penjelasan otoritas bursa.

BEI meminta penjelasan kepada manajemen bank yang sebelumnya bernama PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk. ini terkait berita yang menyatakan Sea mengincar Bank Aladin. Sea dikabarkan membidik BANK untuk dijadikan mitra online anak usahanya, yaitu Shopee.

"Saat ini perseroan dalam tahap penjajakan dengan beberapa calon mitra strategis, salah satunya dengan Shopee," demikian pernyataan yang dikutip Bisnis pada Kamis (29/4/2021).

Namun, manajemen Bank Aladin juga menyampaikan bahwa hingga kini belum ada transaksi dengan mitra strategis, termasuk Shopee.

Disebutkan pula bahwa ruang lingkup kerja sama Bank Aladin dengan mitra strategisnya nanti dapat meliputi penyediaan layanan dan produk perbankan konvensional dan digital bagi calon mitra untuk menunjang bisnis calon mitra strategis. Namun, kerja sama tidak hanya terbatas pada aspek-aspek tersebut saja.

"Kerja sama ini dapat meningkatkan bisnis perseroan [Bank Aladin] karena adanya ekosistem calon mitra strategis yang dapat digarap sehingga dapat meningkatkan portofolio kredit dan/atau dana pihak ketiga [DPK] perseroan," kata manajemen.

Sementara itu, saat dikonfirmasi pihak Sea Group, selaku induk Shopee, menyatakan tidak sedang mengadakan atau melakukan diskusi dengan Bank Aladin.

"Baik Shopee maupun Sea tidak sedang mengadakan atau melakukan diskusi apa pun terkait kerja sama strategis dengan Bank Aladin," demikian jawaban dari Sea Group.

Sebelumnya, dalam keterbukaan informasi yang lain, BANK menyampaikan informasi rencana melakukan penambahan modal dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD). Perseroan berencana menerbitkan saham baru sebanyak-banyaknya 2 miliar lembar.

Perseroan akan mengadakan rapat umum pemegang saham luar biasa pada 26 Mei 2021 untuk memperoleh persetujuan aksi korporasi tersebut.

Ketentuan lain sehubungan dengan penambahan modal dengan HMETD, termasuk dengan harga pelaksanaan final dan jumlah akan diterbitkan dalam prospektus.

Sea Ltd. sebelumnya telah mengakuisisi Bank Kesejahteraan Ekonomi dan mengubah namanya menjadi Sea Bank pada awal 2021. Melalui aksi akuisisi ini Sea Bank bakal melayani para konsumen di aplikasi Shopee.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper