Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Takaful Umum Targetkan Kontribusi Rp111 Miliar Tahun Ini

Presiden Direktur Asuransi Takaful Umum Achmad Masfuri menjelaskan bahwa saat ini kondisi perekonomian mulai menunjukkan pemulihan. Hal itu pun membawa angin segar bagi bisnis asuransi umum syariah, seiring mulai meningkatnya permintaan proteksi.
Wibi Pangestu Pratama
Wibi Pangestu Pratama - Bisnis.com 10 Juni 2021  |  15:45 WIB
Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia - AASI
Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia - AASI

Bisnis.com, JAKARTA — PT Asuransi Takaful Umum menargetkan perolehan kontribusi Rp111 miliar pada 2021. Keagenan akan menjadi salah satu saluran bisnis yang dioptimalkan perseroan pada tahun ini.

Presiden Direktur Asuransi Takaful Umum Achmad Masfuri menjelaskan bahwa saat ini kondisi perekonomian mulai menunjukkan pemulihan. Hal itu pun membawa angin segar bagi bisnis asuransi umum syariah, seiring mulai meningkatnya permintaan proteksi.

Menurutnya, pada tahun ini Takaful Umum memasang target perolehan kontribusi Rp111 miliar. Target itu meningkat hingga 75 persen (year-on-year/yoy) dari capaian kontribusi perseroan sepanjang 2020 senilai Rp63,4 miliar.

"Sampai hari ini Takaful Umum sudah mencatatkan produksi sekitar Rp41,5 miliar, sekitar 40 persen dari target tahun ini sebesar Rp111 miliar," ujar Masfuri dalam gelar wicara Strategi Agency Takaful Umum Menyambut Persaingan di Era Disrupsi, Kamis (10/6/2021).

Target yang dipasang Takaful Umum melanjutkan tren kinerjanya pada tahun lalu. Perolehan kontribusi 2020 itu melesat hingga 91,8 persen (yoy) dari capaian 2019 senilai Rp33,04 miliar.

Menurut Masfuri, salah satu strategi yang akan dilakukan Takaful Umum adalah menggenjot pendapatan dari keagenan. Hal tersebut berlaku baik produksi keagenan yang menyasar segmen ritel maupun korporasi.

Dia menjelaskan bahwa pada tahun berjalan, kanal keagenan telah menyumbang kontribusi Rp11 miliar. Perolehan itu berkontribusi hingga 10 persen dari total target perseroan, lalu akan terus digenjot.

Kanal bisnis keagenan sendiri menjadi kontributor setelah kemitraan dengan perbankan (bancassurance) dan broker. Meskipun begitu, perbaikan kondisi ekonomi dinilai berpotensi meningkatkan perolehan kontribusi dari keagenan.

"Memang target keagenan memberikan kontribusi 32 miliar untuk tahun ini. Semoga semester dua ada percepatan, sehingga bisa cepat mendekati target itu," ujar Masfuri.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi syariah asuransi
Editor : Ropesta Sitorus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top