Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waspada! Era Pandemi, 1 dari 4 Serangan Siber Terjadi di Sektor Jasa Keuangan

Migrasi pola kerja dari work from office (WFO) ke work from home (WFH) menjadikan data-data sektor keuangan lebih terbuka dalam resiko serangan siber.
Khadijah Shahnaz
Khadijah Shahnaz - Bisnis.com 07 Juli 2021  |  08:57 WIB
Ilustrasi kejahatan siber - Reuters/Dado Ruvic
Ilustrasi kejahatan siber - Reuters/Dado Ruvic

Bisnis.com, JAKARTA - Dalam era percepatan transformasi digital, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan para pelaku industri untuk mewaspadai resiko serangan siber.

Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan OJK saat ini mewaspadai beberapa potensi penyalahgunaan teknologi ini untuk keuntungan kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab dengan menggunakan cyber.

"Secara global satu dari empat serangan cyber atau 25,3 persen terjadi di sektor jasa keuangan selama pandemi," ujar Wimboh dalam Midyear Economic Outlook Bisnis Indonesia pada Selasa (6/7/2021).

Wimboh pun mengatakan dengan adanya migrasi pola kerja dari work from office (WFO) ke work from home (WFH) menjadikan data-data sektor keuangan lebih terbuka dalam resiko serangan siber.

"Ini juga patut diwaspadai bagaimana trafik informasi itu sangat hectic di cyberspace. Ini juga bisa menimbulkan ada kaitanya dengan besarnya risiko cyber, terutama di sektor keuangan," jelas Wimboh

Dia juga menjelaskan informasi yang berada sektor keuangan itu sangat rahasia atau highly confidential dan bisa dimanfaatkan orang-orang tidak bertanggung jawab.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

OJK digitalisasi serangan siber transformasi digital
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top