Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Layanan Telemedicine Berkontribusi Dongkrak Market Asuransi

Tren penggunaan telemedicine terakselerasi dengan adanya pandemi Covid-19.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 01 September 2021  |  18:32 WIB
Good Doctor dan AXA Financial berkolaborasi meluncurkan konsultasi kesehatan mental secara gratis.  - Dok. Good Doctor
Good Doctor dan AXA Financial berkolaborasi meluncurkan konsultasi kesehatan mental secara gratis. - Dok. Good Doctor

Bisnis.com, JAKARTA -- AXA Financial Indonesia menilai penyediaan layanan kesehatan jarak jauh atau telemedicine berkontribusi meningkatkan market bisnis asuransi di tengah pandemi Covid-19.  AXA pun menggandeng Good Doctor Technology Indonesia (Good Doctor), perusahaan penyedia layanan kesehatan terpadu berbasis teknologi, untuk menyediakan layanan kesehatan digital sebagai nilai tambah bagi nasabah dan karyawannya.

Yudhistira Dharmawata, Chief of Proposition, Direct Marketing & Partnership PT AXA Financial Indonesia, mengatakan bahwa tren penggunaan telemedicine terakselerasi dengan adanya pandemi Covid-19, terutama untuk market, seperti Indonesia di mana rasio dokter terhadap populasi masyarakat tidak terlalu tinggi.  AXA menilai telemedicine merupakan cara yang sangat baik untuk meningkatkan akses layanan kesehatan kepada masyarakat Indonesia secara lebih luas.  

Bagi perusahaan asuransi, menurutnya, penyediaan layanan telemedicine merupakan alternatif lain untuk memberikan proteksi kepada nasabahnya.

"Dengan adanya telekonsultasi ini untungkan seluruh pihak.  Jadi, menguntungkan nasabah di mana nanti di masa datang biaya asuransinya semakin terjangkau. Di sisi lain, bagi perusahaan ini akan meningkatkan market bagi kami, jadi make sense bagi semua pihak," ujar Yudhistira dalam Diskusi Media: Keunggulan Teknologi Good Doctor untuk AXA Wellbeing Program, Rabu (1/9/2021).

Dia menuturkan bahwa berdasarkan survei mengenai nasabah yang dilakukan PWC pada 2020, sebanyak 69 persen konsumen global saat ini telah memiliki fokus dan kesadaran yang lebih tinggi terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan.  

Sementara itu, berdasarkan survei 2020 Global Medical Trends Survey Reports Willis Tower Watson, hanya 31 persen perusahaan asuransi di Asia Pasifik yang memberikan layanan telehealth bagi nasabahnya sebagai bagian dari nilai tambah.  

"Telemedicine ini kami melihat trennya terakselerasi karena Covid-19 dan kami yakin tren ini bukan hanya sementara, tapi akan berlangsung jangka panjang," katanya.

Presiden Direktur AXA Financial Indonesia Niharika Yadav menuturkan, kemitraan dengan Good Doctor ini juga turut mendukung transformasi digital yang dilakukan perusahaan.  

Platform digital yang dimiliki Good Doctor tidak hanya membantu perusahaan untuk menjaga kesehatan karyawannya, tetapi juga memenuhi kebutuhan nasabah yang ingin mengakses layanan kesehatan tanpa mengambil risiko pergi ke rumah sakit di tengah pandemi Covid-19.

"Untuk AXA, transformasi digital tidak hanya tentang teknologi, tidak hanya tentang layanan digital, tapi perpaduan kreativitas, strategi, intensi, tujuan memanfaatkan layanan digital.  Jadi, dengan kerja sama ini, kami menggunakan dan meningkatkan kemampuan digital platform Good Doctor sehingga kami dapat mendemonstrasikan strategi dan intensi yang kami miliki," tutur Niharika.

Sementara itu, Managing Director Good Doctor Technology Indonesia Danu Wicaksana menilai AXA Financial Indonesia merupakan perusahaan asuransi yang memiliki visi jauh ke depan untuk membangun hubungan jangka panjang dengan nasabah dan karyawannya melalui penyediaan layanan kesehatan digital dalam situasi pandemi. Layanan kesehatan digital memberikan opsi yang lebih mudah bagi karyawan dan nasabah dalam mendapatkan layanan kesehatan.

"Tidak semua perusahaan asuransi berpikir seperti itu karena dengan menggandeng provider baru seperti Good Doctor tentunya menambah biaya. Kalau manajemen perusahaan asuransi berpikir demikian mungkin mereka tidak ambil opsi ini.  Kami melihat AXA melihat bisnis jangka panjang sehingga mereka menggandeng kami," kata Danu.

Adapun, kerja sama AXA dan Good Doctor mencakup pemberian layanan kesehatan dan kesejahteraan berbasis digital yang komprehensif kepada karyawan dan nasabah melalui Super Warrior Wellnes Program.

Dengan akses ke fasilitas manajemen kesehatan digital Good Doctor, seluruh nasabah AXA memiliki akses ke portal kesehatan medis sebagai pelengkap manfaat polis, seperti fasilitas telekonsultasi dokter umum bebas biaya dan promosi program tematik yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.  Khusus untuk nasabah VIP, melalui program ini disediakan pula health personal couch atau dokter privat  untuk membantu masing-masing nasabah mencapai target kesehatannya masing-masing.

Untuk karyawan AXA di Indonesia, layanan kesehatan ini dirancang sebagai solusi holistik Employee Assistance Program (EAP) di mana karyawan dapat menerima layanan prioritas ke berbagai layanan kesehatan esensial, seperti registrasi vaksinasi, cek kesehatan, dan kebutuhan kesehatan lainnya.

Semua dukungan ini tersedia melalui Super Warrior Wellness Program yang bertujuan untuk meningkatkan perlindungan kesehatan karyawan dan mendukung usaha pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19. Pada program ini Good Doctor juga mendukung penyelenggaraan program vaksinasi bagi karyawan, keluarga karyawan, dan tenaga pemasar AXA di Indonesia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi axa asuransi kesehatan layanan kesehatan
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top