Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BI Tegaskan Implementasi LCS Kurangi Volatilitas Nilai Tukar Rupiah

Implementasi LCS, kerja sama transaksi bilateral menggunakan mata uang lokal, akan mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS.
Maria Elena
Maria Elena - Bisnis.com 17 September 2021  |  15:59 WIB
Karyawan menunjukan uang rupiah di salah satu kantor cabang BRI Syariah di Jakarta, Rabu (29/7/2020). Bisnis - Abdurachman
Karyawan menunjukan uang rupiah di salah satu kantor cabang BRI Syariah di Jakarta, Rabu (29/7/2020). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA - Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (BI) Destry Damayanti menyampaikan bahwa implementasi Local Currency Settlement (LCS) merupakan salah satu upaya bank sentral untuk mempercepat pengembangan pasar, juga mengurangi volatilitas terhadap nilai tukar rupiah.

Destry mengatakan, penggunaan dolar Amerika Serikat (AS) dalam pembayaran perdagangan Indonesia selama ini sangat dominan, mencapai 94 persen untuk ekspor dan 83 persen untuk impor.

Namun demikian, share ekspor dan impor Indonesia dengan AS relatif kecil, di mana impor hanya sebesar 5 persen dan ekspor 10 persen.

Sementara, tren perdagangan Indonesia dengan negara mitra terus menunjukkan peningkatan, dari US$87 miliar per tahun pada 2015 menjadi US$110 miliar per tahun di 2020, dengan porsi terbesar dari China.

Demikian juga tren investasi langsung antara Indonesia dengan negara mitra terus meningkat, dari US$38 miliar per tahun di 2004 menjadi us56 miliar per tahun di 2019.

Sebagian besar transaksi tersebut masih menggunakan dolar AS, sehingga berdampak pada peningkatan permintaan terhadap dolar AS.

“Kenapa kita keluarkan LCS, karena kita tahu dominasi dolar AS terlalu tinggi, sementara ekonomi kita dengan negara mitra semakin meningkat,” katanya dalam acara Sosialisasi Local Currency Settlement secara virtual, Jumat (17/9/2021).

Destry menjelaskan, implementasi LCS, kerja sama transaksi bilateral menggunakan mata uang lokal, akan mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS.

Dengan mendorong penggunaan uang lokal pada transaksi perdagangan dan investasi, maka resiliensi pasar keuangan, terutama Indonesia, akan meningkat.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia Rupiah LCS (Local Currency Settlement)
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top