Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Gabung ke Holding Ultra Mikro, Rating PNM Langsung Naik

Bahkan sebelum resmi melebur ke dalam Holding UMi, sukuk yang diterbitkan PNM senilai Rp2 triliun baru-baru ini laris manis diminati investor.
Kantor PNM/pnm.co.id
Kantor PNM/pnm.co.id

Bisnis.com, JAKARTA -- Direktur Utama PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM Arief Mulyadi mengungkapkan bahwa meleburnya perseroan ke dalam Holding Ultra Mikro (UMi) telah berdampak terhadap perbaikan rating perusahaan.

Dia menyampaikan, sepekan setelah penandatanganan akta inbreng antara PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. atau BRI, PT Pegadaian (Persero), dan PNM pada Senin (13/9/2021), rating PNM meningkat dari idA+ menjadi idAA.

"Ini sesuatu bagi PNM yang kemarin masih coba-coba di capital market, ternyata dalam waktu singkat dan terdorong dengan bergabung dengan Holding Ultra Mikro, ada Pegadaian dan BRI sebagai holding, kami langsung punya rating yang lebih tinggi," ujar Arief dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (22/9/2021).

Bahkan sebelum resmi melebur ke dalam Holding UMi, sukuk yang diterbitkan PNM senilai Rp2 triliun baru-baru ini laris manis diminati investor. Arief menyebut sukuk tersebut kelebihan permintaan (oversubcribed) hingga Rp5,8 triliun.

"Rekor juga untuk kupon rate-nya karena semangat holding sudah terdengar investor, kami dapat kupon rate terbaik selama kami terbitkan surat utang, yaitu 6 persen per tahun," imbuhnya.

Dampak positif tersebut tentunya turut membantu menurunkan biaya dana (cost of fund) PNM sehingga perseroan dapat menyediakan pembiayaan yang murah terhadap pelaku usaha kecil.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper