Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Siang Ini BRI Agro (AGRO) Gelar RUPSLB, Mau Ubah Nama

PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk. (AGRO) berencana mengganti nama perseroan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa atau RUPSLB, yang digelar pada hari ini, Senin (27/9/2021).
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 27 September 2021  |  12:46 WIB
Karyawan melakukan aktivitas di kantor cabang PT BRI Agroniaga Tbk, Jakarta, Rabu (26/9/2018). - JIBI/Endang Muchtar
Karyawan melakukan aktivitas di kantor cabang PT BRI Agroniaga Tbk, Jakarta, Rabu (26/9/2018). - JIBI/Endang Muchtar

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk. (AGRO) berencana mengganti nama perseroan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa atau RUPSLB, yang digelar pada hari ini, Senin (27/9/2021).

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia, rapat akan digelar mulai pukul 14.00 WIB dan dilaksanakan secara elektronik. Ada dua mata acara yang dibahas dalam rapat tersebut. Pertama, persetujuan perubahan anggaran dasar perseroan Pasal 1 ayat 1.

“Mata acara ini diselenggarakan sehubungan dengan rencana perubahan nama perseroan dimana berdasarkan ketentuan Pasal 19 Undang-Undang No. 40 tahun 2007 tentang perseroan terbatas (UUPT), dan Pasal 27 ayat 2 Anggaran Dasar Perseroan yang mengatur perubahan anggaran dasar ditetapkan oleh RUPS,” tulis keterangan direksi.

Sebelumnya, Direktur Utama Bank BRI Agroniaga Kasper Situmorang sempat mengatakan perubahan nama akan terjadi dalam waktu dekat. Menurutnya manajemen telah mengantongi beberapa opsi nama.

“Secara prinsip kami akan mengubah nama karena persepsinya seperti bank sawit digital. Kami punya beberapa opsi nama,” ungkapnya dalam webinar di kanal Indonesia Investment Education, yang digelar pada pertengahan Juni 2021.

Selain itu, RUPSLB juga akan membahas penerbitan saham baru melalui penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (PMHMETD) kepada para pemegang saham yang akan dilakukan melalui mekanisme penawaran umum terbatas IX (PUT IX). Langkah tersebut sekaligus mengubah Pasal 4 ayat 2 dan Pasal 31 Anggaran Dasar Perseroan.

Seperti diketahui, anak usaha PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. itu, berencana melakukan penambahan modal dengan rights issue sebanyak 2,15 miliar saham dengan nilai nominal Rp100 per saham.

Dana hasil pelaksanaan PMHMETD setelah dikurangi biaya emisi, akan digunakan untuk penguatan permodalan terutama sebagai modal kerja perseroan dalam rangka penyaluran dana berbasis digital.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bri agro
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top