Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Mantap Raih Laba Rp467,3 Miliar pada Kuartal III/2021

Perolehan laba Bank Mantap naik 44 persen dari periode yang sama pada 2020, yakni Rp325,2 miliar.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 29 Oktober 2021  |  18:49 WIB
Kantor Bank Mantap - bankmantap.co.id
Kantor Bank Mantap - bankmantap.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Mandiri Taspen atau Bank Mantap sampai dengan kuartal III/2021 mencatatkan laba bersih tahun berjalan secara individual sebesar Rp467,3 miliar. 

Berdasarkan laporan keuangan yang dirilis di harian Bisnis Indonesia, Jumat (29/10/2021), perolehan laba itu naik 44 persen dari periode yang sama pada 2020, yakni Rp325,2 miliar.

Pertumbuhan itu tidak terlepas dari raihan pendapatan bunga bersih perseroan, yang sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini mencapai Rp1,86 triliun. Jumlah itu melesat 56 persen jika dikomparasikan dengan raihan pada tahun lalu, yakni Rp1,19 triliun.

Sementara itu, jumlah kredit yang diberikan secara individual oleh perseroan pada kuartal III/2021 tumbuh 19 persen, dari Rp25,6 triliun menjadi Rp30,6 triliun.

Dari sisi penghimpunan, Bank Mantap mencatatkan raihan dana pihak ketiga (DPK) sebesar Rp33,24 triliun pada kuartal III/2021, naik 21 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Pertumbuhan ini didominasi oleh raihan dana rendah (current account saving account/CASA) yang mencapai Rp6,53 triliun. Angka ini meningkat sebesar 35 persen jika dibandingkan kuartal III/2020, yakni Rp4,84 triliun.

Hingga kuartal III/2021, Bank Mantap mencatatkan total aset sebanyak Rp43,77 triliun, atau tumbuh 25 persen dari periode yang sama pada tahun lalu, yaitu Rp35,09 triliun.

Di sisi lain, rasio kredit terhadap dana pihak ketiga (loan to deposit ratio/LDR) pada kuartal III/2021 turun 205 basis poin menjadi 92,14 persen.

Bank Mantap juga mencatat penurunan rasio kredit bermasalh (non performing loan/NPL) gross dari 0,91 persen menjadi 0,74 persen. Selain itu, NPL net juga turun menjadi 0,08 persen dari sebelumnya 0,24 persen.

Cadangan kerugian nilai (CKPN) aset keuangan terhadap aset produktif Bank Mantap meningkat dari 1,41 persen pada kuartal III/202 menjadi 1,78 persen pada tahun ini.

Kewajiban penyediaan modal minimum (capital adequacy ratio/CAR) tercatat tumbuh sebesar 1,74 persen pada periode tahun ini, dari 17,65 persen menjadi 19,39 persen.

Adapun untuk margin bunga bersih (net interest margin/NIM) dan BOPO, Bank Mantap membukukan rasio masing-masing sebesar 6,87 persen dan 78,68 persen.

 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank laba Bank Mantap
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top