Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Besok Jadwal Cum Rights, Saham Bank Bumi Arta (BNBA) Ngegas 3 Hari Beruntun

Bank Bumi Arta akan menawarkan 464 juta saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham dan harga pelaksanaan ditetapkan Rp1.345.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 08 Desember 2021  |  17:57 WIB
Bank Bumi Arta - Istimewa
Bank Bumi Arta - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA – Saham PT Bank Bumi Arta Tbk. (BNBA) berada di tren positif selama tiga hari berturut-turut jelang aksi penambahan modal lewat skema rights issue.

Berdasarkan data RTI, saham BNBA pada hari ini, Rabu (8/12/2021), ditutup menguat 8,67 persen ke level Rp4.890 per saham dengan jumlah saham yang diperdagangkan mencapai 29,3 juta. Adapun nila turnover menyentuh angka Rp142,7 miliar.

Sebelumnya, pada Selasa (7/12), saham BNBA bahkan masuk ke jajaran top gainers dengan kenaikan harga saham 16,88 persen ke level Rp4.500. Sementara itu, pada Senin, 6 Desember 2021, saham Bank Bumi Arta naik 9,38 persen.

Dalam sepekan, saham BNBA sudah melesat sebesar 39,32 persen. Selama setahun berjalan, saham perseroan bahkan sudah melonjak 1.193,65 persen dengan harga saham bergerak di rentang Rp376 – Rp5.000 per saham.

Bank Bumi Arta diketahui akan melaksanakan aksi Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) I atau rights issue dalam waktu dekat. Dalam prospektus yang dirilis baru-baru ini, Bank Bumi Arta akan menawarkan 464 juta saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham dan harga pelaksanaan ditetapkan Rp1.345.

Perseroan menyatakan setiap pemegang lima saham lama, yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham atau DPS pada 13 Desember 2021 pukul 16.00 WIB berhak atas satu HMETD.

Bank Bumi Arta telah mendapatkan pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 1 Desember 2021. Sementara itu, cum rights di pasar reguler dan negosiasi pada 9 Desember. Tanggal ini merupakan jadwal terakhir perdagangan saham dengan rights issue BNBA.

Adapun, cum rights di pasar tunai dan tanggal pencatatan daftar pemegang saham yang berhak jatuh pada tanggal 13 Desember 2021. Selain itu, tanggal pencatatan HMETD di BEI berlangsung pada 15 Desember 2021.

Masa perdagangan dan pelaksanaan HMETD dimulai pada 15 Desember 2021 hingga 21 Desember 2021. Kemudian, distribusi saham hasil pelaksanaan HMETD dimulai pada 17 Desember 2021 hingga 23 Desember 2021.

Pada akhir distribusi saham ini juga menjadi hari akhir pembayaran pemesanan saham tambahan. Penjatahan pemesanan saham tambahan dijadwalkan pada 24 Desember 2021 dan distribusi saham pada 27 Desember 2021.

Dalam aksi korporasi ini, PT Takjub Finansial Teknologi (Ajaib), pemegang 24 persen saham BNBA, akan menyerap HMETD sebanyak 110,88 juta saham atau sekitar Rp149,13 miliar.

Selain itu, PT Surya Husada Investment, pemegang 33,45 persen saham BNBA, akan menyerap HMETD sesuai porsi kepemilikannya, yaitu 154,56 juta saham. Adapun, PT Dana Graha Agung, yang memiliki saham BNBA sebanyak 20,07 persen, akan melaksanakan 92,73 juta HMETD.

PT Budiman Kencana Lestari, selaku pemegang 13,38 persen saham Bank Bumi Arta, siap menyerap HMETD yang dimiliki sesuai dengan porsi kepemilikannya, yakni 61,823 juta.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

harga saham bank bumi arta rights issue
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top