Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bidik Rp1,5 Triliun Penyaluran FLPP, BSI (BRIS) Gandeng BP Tapera

Penyaluran pembiayaan FLPP BSI hingga Oktober 2021 mencapai Rp 5 triliun dengan total penjualan lebih dari 49.000 unit rumah.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 24 Desember 2021  |  14:00 WIB
Karyawati Bank Syariah Indonesia melayani nasabah di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P
Karyawati Bank Syariah Indonesia melayani nasabah di KC Jakarta Hasanudin, Jakarta, Selasa (2/2/2021). Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia Tbk. (BRIS) atau BSI membidik penyaluran pembiayaan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) dapat tembus Rp1,5 triliun hingga akhir tahun ini.

Salah satu langkah yang ditempuh perseroan untuk meraih target tersebut adalah menandatangani perjanjian kerja sama tripartit antara Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR dan Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera).

Wakil Direktur Utama I BSI, Ngatari mengatakan sinergi ini merupakan bentuk keseriusan perseroan dalam mendukung program sejuta rumah dalam penyediaan rumah layak bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Selain itu, lanjutnya, kerja sama tersebut berupaya memberikan kemudahan akses bagi masyarakat untuk memiliki rumah melalui pembiayaan sesuai syariah, kompetitif, dan cepat.

“Hingga akhir tahun, BSI berharap penyaluran pembiayaan FLPP dapat menembus Rp1,5 triliun,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (24/12/2021).

Data Direktorat Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, per awal bulan November 2021, mencatat bahwa pembangunan Program Sejuta Rumah untuk MBR sebanyak 743.712 unit.

Sementara itu, penyaluran pembiayaan FLPP BSI hingga Oktober 2021 mencapai Rp 5 triliun dengan total penjualan lebih dari 49 ribu unit rumah yang tersebar di area Aceh, Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya, Banjarmasin dan Makassar

Sisi kualitas pembiayaan juga cukup baik dengan kisaran di bawah 3 persen. Artinya, perseroan mampu menjaga performa pembiayaan tetap sehat dan sustain. Selain itu, masyarakat MBR diharapkan mampu memperoleh hunian layak sesuai kapasitas pendapatan yang dimiliki.

“Dengan adanya kerjasama ini, kami berharap BSI menjadi one stop solution service untuk memberikan layanan pembiayaan rumah BSI Griya Hasanah untuk pembiayaan regular serta pembiayaan FLPP bagi segmen masyarakat berpenghasilan rendah,” kata Ngatari.

Untuk memperluas akses kepemilikan rumah, saat ini BSI FLPP telah menggandeng lebih dari 4.000 developer berskala nasional di antaranya Ciputra, Jaya Property, Alam Sutra, Metland, MAS Group, dan lainnya.

Hingga akhir kuartal III 2021, BSI telah menyalurkan pembiayaan produk Griya Hasanah (KPR) mencapai Rp40 triliun. Pencapaian itu naik sekitar 10,40 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020, dan didominasi oleh pembelian rumah baru.

BSI saat ini berada pada posisi kelima terbesar secara nasional sebagai bank penyalur pembiayaan rumah. Mayoritas penyaluran pembiayaan rumah oleh BSI didominasi di Pulau Jawa sebesar 68 persen dan di luar pulau Jawa 32 persen.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank syariah flpp KPR Subsidi Bank Syariah Indonesia
Editor : Annisa Sulistyo Rini

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top