Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mandala Finance (MFIN) Salurkan Pembiayaan Rp5 Triliun, Lampaui Kinerja Sebelum Pandemi

Mandala Finance (MFIN) mencatat penyaluran pembiayaan baru pada tahun lalu telah melampaui kinerja sebelum pandemi alias periode 2019, dan tumbuh mencapai 42 persen (year-on-year/yoy) ketimbang 2020.
Aziz Rahardyan
Aziz Rahardyan - Bisnis.com 20 Januari 2022  |  16:05 WIB
Mandala Finance - mandalafinance.com
Mandala Finance - mandalafinance.com

Bisnis.com, JAKARTA - Emiten pembiayaan PT Mandala Multifinance Tbk. (MFIN) mendapatkan berkah peningkatan kebutuhan masyarakat akan pembiayaan motor dan multiguna di era normal baru periode 2021.

Direktur Bisnis MFIN Christel Lasmana mengungkap buktinya pembiayaan baru pada tahun lalu mampu tumbuh mencapai 42 persen (year-on-year/yoy) ketimbang periode sebelumnya.

"Sampai kuartal III/2021 pembiayaan tersalurkan kami di Rp3,5 triliun bahkan tercatat tumbuh 71 persen [yoy], sampai akhirnya di akhir tahun mencapai Rp5 triliun. Kami lihat transformasi digital menjadi pendorong utama capaian ini," ujarnya dalam diskusi terbatas bersama media di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (20/1/2022).

Sebagai gambaran, capaian ini telah melampaui pembiayaan baru MFIN di era sebelum pandemi alias periode 2019, sebesar Rp4,92 triliun. Adapun, pada 2020 pembiayaan baru MFIN terjun bebas hanya Rp2,89 triliun karena terdampak pandemi Covid-19.

Christel menjelaskan transformasi digital berupa optimalisasi platform pembiayaan bertajuk 'Mantis' sangat berpengaruh terhadap kinerja MFIN tahun ini, karena menjadi pintu gerbang akuisisi debitur baru di kota dan kabupaten Tier II dan III.

Terlebih, Mantis dibangun bukan hanya sebagai tempat untuk mengajukan pembiayaan secara digital, namun juga bisa digunakan oleh Mitra Mandala seperti dealer dan penjual motor bekas, serta Agen Mantis, yaitu perorangan yang berminat ikut menjadi kanal penghubung layanan MFIN.

"Digitalisasi membuat kami semakin kuat di kawasan Indonesia Timur, mencapai 50 persen dari portofolio. Terutama karena ada fenomena beberapa multifinance kompetitor masih selektif menyalurkan pembiayaan. Ini menjadi peluang dan kesempatan buat kami, karena membuat banyak debitur beralih ke MFIN," tambahnya.

Sebagai gambaran, setelah membantu hampir 8,5 juta masyarakat sejak berdiri 1997, pelanggan aktif MFIN hingga kuartal III/2021 tumbuh 6 persen, menembus 500.000 debitur. Platform Mantis sendiri mendapatkan respon positif di mana dari 30.000 pengguna, millenial dan generasi Z mendominasi.

Pada tahun ini, MFIN mengincar total pembiayaan baru menembus Rp6,8 triliun. Kontribusi dari produk kredit motor baru dan bekas yang mencapai 90 persen dari portofolio masih akan menjadi fokus, didorong kondisi perekonomian di Tier II dan III yang lebih rentan dari dampak pandemi.

Felix Nugroho, Direktur Teknologi Informasi MFIN menambahkan bahwa kontribusi dari ekosistem Mantis akan turut menjadi pendorong pihaknya mencapai target tersebut.

"Kontribusi dari kanal digitalisasi ini sangat signifikan, tagline Tumbuh Bersama kami pun semakin relevan buat mitra dan agen, karena terbukti bisa membawa mereka mendapatkan penghasilan tambahan. Sekarang sudah ada 30.000 entitas, kami optimis jumlahnya bisa menembus 100.000 di tahun ini," tutupnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pembiayaan mandala finance pembiayaan kendaraan Covid-19
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top