Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BNI (BBNI) Jelaskan ke Bursa soal Rencana Rights Issue Rp11 Triliun

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) memberikan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia terkait dengan rencana rights issue Rp11 triliun.
Azizah Nur Alfi
Azizah Nur Alfi - Bisnis.com 02 Februari 2022  |  06:45 WIB
BNI (BBNI) Jelaskan ke Bursa soal Rencana Rights Issue Rp11 Triliun
Gedung BNI - Istimewa

Bisnis.com, JAKARTA - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI) menyampaikan tanggapan atas permintaan penjelasan kepada Bursa Efek Indonesia terkait dengan rencana perseroan melaksanakan rights issue senilai Rp11 triliun.

Tanggapan tersebut disampaikan manajemen dalam laporannya yang ditandatangani oleh Corporare Secretary BNI Mucharom, Senin (31/1/2022).

Manajemen menjelaskan perseroan merencanakan rights issue pada 2022 dalam rangka memperkuat permodalan untuk ekspansi bisnis serta fundamental perusahaan di tengah pemulihan ekonomi. Rencana tersebut juga tertuang dalam rencana bisnis perseroan yang disampaikan kepada OJK.

Terkait waktu pelaksanaan rights issue akan diputuskan kemudian memperhatikan kondisi capital market tahun 2022.

"Adapun saat ini, perseroan terus melakukan komunikasi intensif dengan pemegang saham pengendali perseroan yaitu Negara Republik Indonesia melalui Kementerian BUMN," tulis manajemen.

Sebelumnya, rencana penambahan modal melalui rights issue senilai Rp11 triliun pernah diungkapkan Wakil Menteri BUMN II Kartika Wirjoatmodjo dalam Raker dengan Komisi VI DPR pada awal Juli 2021. Penambahan modal tersebut direncanakan pada semester I/2022.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bni bbni rights issue
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top