Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Besok, Bank Jago (ARTO) Bakal Luncurkan Layanan Digital Syariah

Bank Jago (ARTO) akan meluncurkan aplikasi digital syariah guna memenuhi tingginya permintaan konsumen akan layanan perbankan digital syariah.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 21 Februari 2022  |  13:30 WIB
Besok, Bank Jago (ARTO) Bakal Luncurkan Layanan Digital Syariah
Nasabah berada di kantor cabang Bank Jago, Jakarta, Rabu (22/12/2021). Bisnis - Abdurachman

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Jago Tbk. (ARTO) akan meluncurkan aplikasi layanan digital syariahnya besok, Selasa (22/2/2022).

Hal itu diketahui dalam undangan yang diterima Bisnis hari ini, Senin (21/2/2022). Sejak meluncurkan aplikasi Jago pada April 2021, manajemen Bank Jago mencermati tingginya permintaan konsumen akan layanan perbankan digital syariah.

“Masyarakat memberikan banyak masukan tentang perlunya kehadiran aplikasi digital syariah yang mumpuni dan memiliki kualitas yang setara dengan aplikasi bank konvensional,” tulis manajemen Bank Jago, dikutip Senin (21/2/2022).

Berkaca dengan kebutuhan itu, membuat Bank Jago tergerak untuk meluncurkan aplikasi Jago Syariah yang memiliki kualitas setara dengan Jago konvensional, termasuk fitur unggulan Kantong (Pockets) dan kemampuan terintegrasi dengan aplikasi digital lain seperti Bibit, Gojek, dan Gopay.

Diketahui, emiten bank bersandi saham ARTO itu telah mengumumkan masuk ke segmen syariah pada September 2021. Langkah tersebut karena mencermati potensi bank syariah di Indonesia masih besar.

Hal tersebut tercermin dari pencapaian industri perbankan syariah pada semester I/2021. Direktur Utama Bank Jago Kharim Siregar pada tahun lalu menuturkan potensi bank syariah masih sangat besar yang tercermin dari capaian industri perbankan syariah pada semester I/2021.

Data Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan aset bank syariah beserta UUS melesat 15,87 persen dengan dana pihak ketiga meningkat 16,55 persen menjadi Rp491,1 triliun.

“Digitalisasi akan meningkatkan kualitas pelayanan terhadap nasabah sekaligus memperluas pangsa pasar. Kami meyakini kehadiran aplikasi bank syariah digital akan berdampak positif dalam mendorong kontribusi ekonomi syariah terhadap perekonomian nasional,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

syariah emiten bank bank jago Bank Digital
Editor : Azizah Nur Alfi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top