Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BCA (BBCA) Bidik Pembiayaan Berkelanjutan Naik 7 Persen Tahun 2022

Secara total, BCA (BBCA) membidik pertumbuhan kredit antara 7–8 persen secara tahunan pada 2022.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 22 Februari 2022  |  19:03 WIB
Nasabah bertransaksi di mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Jakarta, Kamis (11/1/2018).  - JIBI/Felix Jody Kinarwan
Nasabah bertransaksi di mesin anjungan tunai mandiri (ATM) di Jakarta, Kamis (11/1/2018). - JIBI/Felix Jody Kinarwan

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menargetkan pertumbuhan pembiayaan berkelanjutan atau sustainable financing sebesar 7 persen pada 2022. 

“Kami tidak menargetkan [pembiayaan berkelanjutan] muluk-muluk, yaitu 7 persen,” kata Direktur Keuangan BCA Vera Eve Lim dalam acara Bisnis Indonesia Green Economy Outlook 2022 secara virtual, Selasa (22/2/2022).

Sebagai gambaran, pada 2021, emiten bank bersandi saham BBCA ini telah menyalurkan kredit untuk sektor-sektor berkelanjutan mencapai Rp154,4 triliun atau naik 20,9 persen secara tahunan.

Secara terpisah, Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengungkapkan nilai tersebut jauh di atas target pertumbuhan 5,5 persen.

“Nilai ini berkontribusi 24,8 persen bagi total portofolio kredit, di antaranya mencakup pembiayaan kepada sektor UKM, pengelolaan sumber daya alam hayati dan lahan yang berkelanjutan, transportasi ramah lingkungan, energi terbarukan, produk eco-efficient, pengelolaan air dan air limbah, hingga efisiensi energi,” kata Jahja, baru-baru ini.

Tahun ini, perusahan mengharapkan pertumbuhan kredit antara 7–8 persen secara tahunan. Hal ini akan ditopang oleh likuiditas yang masih memadai dan harapan akan pemulihan ekonomi. 

Sebelumnya, Executive Vice President Secretariat & Corporate Communication BCA, Hera F. Haryn mengatakan inovasi digital, baik dalam pengembangan produk maupun operasional, juga telah mengakselerasi BCA menuju kegiatan yang ramah lingkungan. 

“Kami melihat adanya penurunan emisi karbon pada 2021 karena pergeseran signifikan pola transaksi nasabah dari kantor cabang fisik ke saluran online,” kata Hera kepada Bisnis, Jumat (18/2/2022). 

Hera menilai ke depan, prospek kredit berkelanjutan BCA pada 2022 cukup baik dan masih banyak peluang pembiayaan ke sektor ekonomi hijau. 

“Tidak ada sektor khusus yang dibidik, BCA membuka kesempatan untuk pembiayaan ke seluruh sektor ekonomi hijau,” ujarnya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca perbankan kredit ekonomi hijau
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top