Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Awal 2022, DPK dan Kredit BRI (BBRI) Kompak Naik 7 Persen Yoy

Kondisi tersebut sesuai dengan hasil survei Indeks Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuartal IV/2021 yang dilakukan BRI (BBRI).
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 23 Februari 2022  |  17:49 WIB
Nasabah berada didekat logo bank BRI di Jakarta.  - Bisnis/Himawan L Nugraha
Nasabah berada didekat logo bank BRI di Jakarta. - Bisnis/Himawan L Nugraha

Bisnis.com, JAKARTA — Kinerja penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) dan penyaluran kredit PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) kompak tumbuh 7 persen secara tahunan (year on year/yoy) per Januari 2022. 

Penghimpunan DPK dan penyaluran kredit BRI pada Januari 2022 tercatat tumbuh positif, di mana keduanya tercatat tumbuh di kisaran 7 persen yoy,” kata Sekretaris Perusahaan BRI Aestika Oryza Gunarto kepada Bisnis, Rabu (23/2/2022). 

Aestika mengatakan kondisi tersebut sesuai dengan hasil survei Indeks Bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kuartal IV/2021 yang dilakukan BRI.

BRI sangat optimis memasuki kuartal I/2022,” ujarnya. 

Sementara itu, berdasarkan Laporan Analisis Perkembangan Uang Beredar (M2) yang dirilis Bank Indonesia per Januari 2021, Rabu (23/2/2022), kinerja pengimpunan dana bank tercatat tumbuh 11,9 persen yoy menjadi Rp7.1167 triliun pada Januari 2022. Nilai ini lebih rendah dibandingkan posisi Desember 2021 yang mengalami kenaikan 12,1 persen yoy. 

Berdasarkan golongan nasabah, perlambatan giro terjadi pada golongan perorangan, yakni mengalami koreksi sebesar 0,9 persen yoy menjadi Rp190,3 triliun per Januari 2022. Sedangkan, perlambatan simpanan berjangka terjadi pada golongan nasabah korporasi yang tumbuh 16,4 persen yoy menjadi Rp1.309 triliun. 

Pada Januari 2022, simpanan berjangka tumbuh 3,2 persen yoy, melambat dari 3,8 persen yoy pada Desember 2021. Perlambatan ini terutama pada bank yang berlokasi di Jawa Barat dan Banten. 

Sementara itu, giro tercatat tumbuh 25,4 persen yoy, lebih rendah dibandingkan posisi Desember 2021 sebesar 27 persen yoy, seiring perlambatan giro di DKI Jakarta dan Jawa Barat. 

Selanjutnya, tabungan tercatat mengalami peningkatan dari 11,7 persen yoy per Desember 2021 menjadi 13,1 persen yoy pada Januari 2022. Pertumbuhan ini terjadi baik pada tabungan rupiah maupun valuta asing (valas). 

Di sisi lain, BI mencatat kredit yang disalurkan perbankan pada Januari 2022 terus mengalami peningkatan. Pada periode tersebut, penyaluran kredit tercatat tumbuh 5,5 persen yoy menjadi Rp5.700 triliun.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perbankan kredit bri bbri dpk
Editor : Muhammad Khadafi

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper
To top