Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bank Mandiri (BMRI) Bidik Pertumbuhan Bisnis Kartu Kredit Capai Dobel Digit

Untuk meningkatkan transaksi kartu kredit, Bank Mandiri turut menawarkan promo diskon dan cashback melalui kerja sama dengan agen perjalanan.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 10 Juni 2022  |  20:11 WIB
Bank Mandiri (BMRI) Bidik Pertumbuhan Bisnis Kartu Kredit Capai Dobel Digit
Bank Mandiri mengincar pertumbuhan bisnis kartu kredit hingga dua digit - bankmandiri.co.id

Bisnis.com, JAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) optimistis nilai outstanding pinjaman kartu kredit dapat tumbuh hingga dobel digit sepanjang 2022.

Sampai kuartal I/2022, Bank Mandiri mencatatkan outstanding pinjaman kartu kredit sebesar Rp12,4 triliun atau mengalami pertumbuhan sebesar 10,5 persen secara tahunan (year-on-year/yoy). Pertumbuhan diyakini berlanjut pada kuartal kedua tahun ini.

SVP Credit Cards Group Bank Mandiri, Erin Young, memproyeksikan outstanding pinjaman kartu kredit pada kuartal II/2022 dapat mempertahankan pertumbuhan lebih dari 10 persen, jika dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara itu, dia menambahkan bahwa Bank Mandiri berkode saham BMRI tersebut memperkirakan nilai outstanding kartu kredit tumbuh dobel digit sampai dengan akhir 2022.

“Hal ini dapat dicapai karena didorong dari transaksi travel dan transaksi internasional yang terus meningkat semenjak kebijakan relaksasi PPKM di Indonesia dan pembukaan border di luar negeri,” ujar Erin kepada Bisnis, Jumat (10/6/2022).

Erin melanjutkan Bank Mandiri turut menawarkan promo diskon dan cashback melalui kerja sama dengan agen perjalanan, salah satunya Traveloka. Adapun, program ini khusus untuk nasabah yang memiliki Mandiri Traveloka Card.

Selain itu, perseroan juga menggandeng agen perjalanan ternama, seperti Dwidaya Tour dengan menawarkan harga spesial paket tour wisata bagi nasabah tujuan domestik atau international.

“Nasabah juga dimanjakan dengan kemudahan bertransaksi dengan penawaran khusus transaksi luar negeri yang dapat dicicil sampai dengan 36 bulan dengan kurs yang lebih rendah,” kata Erin.

Sementara itu, untuk mencapai target pada 2022, Bank Mandiri mengandalkan aplikasi Livin’ by Mandiri yang sebagai solusi digital. Dalam aplikasi tersebut, tersedia fitur apply online yang memudahkan nasabah untuk mengajukan aplikasi kredit dan memonitor proses pengajuannya.

Erin menyampaikan Bank Mandiri juga aktif berkerja sama dengan merchant ternama, seperti MAP, IBox, Erafone, Samsung, Electronic City, Hypermart, Superindo, Happy Fresh, Solaria, Pizza Hut, Tokopedia, Shopee, Lazada, Blibli, Traveloka dan berbagai hotel terbaik di Indonesia.

Di sisi lain, geliat bisnis kartu kredit terus berlanjut seiring melonggarnya aktivitas masyarakat akibat terkendalinya pandemi Covid-19 di Indonesia.

Berkaca pada Statistik Sistem Pembayaran dan Infrastruktur Pasar Keuangan (SPIP) yang dirilis Bank Indonesia (BI), pandemi Covid-19 telah memukul kinerja volume serta nilai transaksi kartu kredit sepanjang tahun 2020 – 2021.

Pada 2018 dan 2019, volume transaksi kartu kredit masing-masing sebesar 338 juta serta 349 juta transaksi, sementara nilai transaksi mencapai Rp314 triliun dan Rp342 triliun. Namun, pada 2021 realisasinya turun menjadi 281,9 juta transaksi dengan nilai Rp244 triliun.

Seiring melandainya pandemi Covid-19 pada 2022, volume dan nilai transaksi kartu kredit kini menunjukkan geliat perbaikan. Hingga maret 2022, total volume transaksi kartu kredit bank tumbuh 22,01 persen secara year-on-year (yoy) menjadi 80,80 juta transaksi.

Pada saat bersamaan, nilai transaksi kartu kredit turut meningkat sebesar 25,42 persen yoy menuju Rp71,31 triliun di sepanjang tiga bulan pertama tahun ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit bank mandiri pinjaman mobile banking
Editor : Novita Sari Simamora

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top