Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

OJK Cabut Sanksi Asuransi Sarana Lindung Upaya

Otoritas Jasa Keuangan telah mencabut sanksi pembatasan kegiatan usaha kepada PT Sarana Lindung Upaya.
Denis Riantiza Meilanova
Denis Riantiza Meilanova - Bisnis.com 01 Juli 2022  |  17:31 WIB
OJK Cabut Sanksi Asuransi Sarana Lindung Upaya
Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso memberikan sambutan saat pembukaan pembukaan perdagangan Bursa di BEI, Jakarta, Senin (3/1 - 2021). Otoritas Jasa Keuangan telah mencabut sanksi pembatasan kegiatan usaha kepada PT Sarana Lindung Upaya. Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mencabut sanksi pembatasan kegiatan usaha kepada perusahaan asuransi PT Sarana Lindung Upaya.

"Dengan ini diumumkan bahwa Otoritas Jasa Keuangan telah mencabut sanksi pembatasan kegiatan usaha kepada PT Sarana Lindung Upaya melalui surat nomor S-128/NB.2/2022 tanggal 26 Juni 2022," ujar Deputi Komisioner Pengawas IKNB II Moch. Ihsanuddin dalam pengumumannya, dikutip Jumat (1/7/2022).

Ihsanuddin mengatakan, pengakhiran sanksi pembatasan kegiatan usaha diberikan karena PT Sarana Lindung Upaya telah mengatasi penyebab dikenakannya sanksi dengan memenuhi ketentuan minimum terkait ekuitas, rasio pencapaian tingkat solvabilitas dan rasio kecukupan investasi.

"Dengan diakhirinya sanksi pembatasan kegiatan usaha, PT Sarana Lindung Upaya dapat melakukan kegiatan penutupan pertanggungan baru untuk seluruh lini usaha bagi perusahaan asuransi sejak tanggal 26 Juni 2022 dan senantiasa mengacu pada ketentuan perundangan yang berlaku," katanya.

Sebelumnya, OJK menjatuhkan sanksi pembatasan kegiatan usaha kepada PT Sarana Lindung Upaya berdasarkan surat keputusan nomor S-408/NB.2/2021 tertanggal 30 Desember 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

asuransi OJK asuransi jiwa sanksi
Editor : Hafiyyan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top