Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

BCA Butuh 5.000 Talenta Digital 5 Tahun ke Depan

Saat ini, talenta digital yang dimiliki BCA secara bank only hampir mencapai 1.500 per Juni 2022.
Gedung Bank BCA/Ilustrasi-Bisnis
Gedung Bank BCA/Ilustrasi-Bisnis

Bisnis.com, JAKARTA – Seiring dengan digitalisasi, pencarian sumber daya manusia di bidang teknologi informasi (IT) alias talenta digital semakin menjadi sorotan di ranah perbankan Indonesia, termasuk PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA).

Bank yang secara konsolidasian mencatatkan aset senilai Rp1.264,5 triliun pada semester I/2022 itu menyatakan masih mencari bibit-bibit talenta digital yang mengerti akan teknologi untuk membuat pondasi digitalisasi BCA semakin kokoh.

Direktur Kepatuhan BCA Lianawaty Suwono mengungkapkan keberadaan IT di tengah kehidupan telah mengubah cara masyarakat bekerja dan beraktivitas dengan lebih mudah.

Di industri perbankan misalnya, bank mendampingi semua pelaku usaha dan masyarakat dalam bertransaksi. Artinya, teknologi sudah menjadi core bisnis perbankan dalam melayani kebutuhan nasabah.

Berkaca dari hal itu, Liana mengatakan BCA masih terus melakukan perekrutan talenta digital. Adapun, talenta digital yang dimiliki BCA secara bank only hampir mencapai 1.500 per Juni 2022.

“Tahun ini kami mendekati 2.000 [talenta digital] dan mencapai 2.000 sekian itu tahun depan [2023]. Tahun ini sudah hampir 1.500. Jadi, kami masih ada PR untuk merekrut talenta digital,” kata Liana saat ditemui di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Selasa (9/8/2022).

Tak hanya induk, Liana mengungkapkan dari anak usaha BBCA juga sangat membutuhkan talenta digital. Secara total, Liana mengatakan anak usaha BCA membutuhkan talenta digital di kisaran 50 – 100 orang di size medium. Sementara itu, BCA Finance juga membutuhkan hingga 200 – 300 SDM digital.

Menurutnya, kebutuhan talenta digital dalam 5 tahun ke depan akan terus bertambah dan masih tinggi.

BCA sendiri target kita tahun depan itu 2.000 [talenta digital]. Tapi kita akan targetkan lebih lagi bisa sampai 4.000 5.000 orang lagi, tahunnya mungkin kita prediksi kurang lebih 5 tahun. Tapi itu gradually, ya,” sambungnya.

Adapun, Liana menyampaikan perseroan membutuhkan waktu yang lebih panjang untuk merekrut sebanyak 10.000 talenta digital. Namun, dia mengingatkan prediksi tersebut bisa berubah kapan saja.

“Kami harus agile, yang namanya proyeksi sewaktu-waktu bisa berubah. Jadi, adaptif terhadap kondisi, namun tidak kaku terhadap rencana yang telah disusun,” ucapnya.

Lebih lanjut, Liana menerangkan semua skill atau kemampuan yang perseroan cari dalam perekrutan talenta digital mulai dari bagian communication, network, cloud technology, programming, hingga yang berhubungan dengan data seperti data analyst.

Jadi banyak sekali talenta-talenta IT yang varian skill-nya berbeda-beda dan itu semua dibutuhkan, karena itu satu kesatuan. Itu diperlukan network communication infrastruktur yang bagus dan bisa diandalkan,” lanjutnya.

Menurut Liana, 1.500 talenta digital yang saat ini dimiliki BBCA masih terbilang merupakan angka yang kurang. Dengan kata lain, perseroan masih terus melakukan perekrutan, terutama merekrut dari mahasiswa yang baru lulus atau fresh graduate.

“Kami masih hire terus [talenta digital], dan berbagai strategi ada kami merekrut fresh graduate. Mayoritas kami rekrut dari fresh graduate karena lebih mudah kami mengajarkannya. Tapi untuk skill-skill tertentu, kami merekrut yang sudah expert atau berpengalaman. Jadi kombinasi,” ungkapnya. 

Di samping itu, Liana menuturkan capex BBCA terus mengalami pertumbuhan, di mana perseroan serius dalam menginvestasikan dana tersebut dengan mayoritas di bidang IT dan sumber daya manusia (SDM).

“Fokus BCA itu selalu ada 2, orang [SDM] dan IT. Kedua hal ini kami enggak pernah pelit untuk investasi,” tuturnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper