Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BCA (BBCA) jadi Bank Swasta Terbaik dalam Bisnis Indonesia Award 2022

Pada semester I/2022, BCA dan entitas anak berhasil membukukan laba bersih laba bersih sebesar Rp18 triliun atau tumbuh 24,9 persen secara tahunan.
Leo Dwi Jatmiko
Leo Dwi Jatmiko - Bisnis.com 15 Agustus 2022  |  15:16 WIB
BCA (BBCA) jadi Bank Swasta Terbaik dalam Bisnis Indonesia Award 2022
Pekerja membersihkan dinding kantor Bank Central Asia (BCA) di Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (16/6/2020). Bisnis - Paulus Tandi Bone
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) didapuk sebagai Bank Swasta Nasional terbaik dalam ajang Bisnis Indonesia Award (BIA) 2022.

BCA dinilai unggul atasi kandidat bank swasta lainnya antara lain PT Bank Permata Tbk., PT Bank CIMB Niaga Tbk., PT Bank OCBC NISP Tbk., dan PT Bank Danamon Indonesia Tbk.

Kinerja sangat baik yang dicatatkan BCA selama ini menjadi salah satu pertimbangan. Pada semester I/2022, BCA dan entitas anak berhasil membukukan laba bersih laba bersih sebesar Rp18 triliun atau tumbuh 24,9 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Pertumbuhan tersebut didorong pada pendapatan bunga bersih (net interest income/NII) selama semester I/2022, yakni naik 5,3 persen yoy menjadi Rp29,8 triliun.

Pendapatan selain bunga tumbuh 8,9 persen yoy menjadi Rp11,1 triliun, ditopang kenaikan pendapatan fee dan komisi sebesar 15,0 persen yoy. Secara total, pendapatan operasional tercatat sebesar Rp40,9 triliun atau naik 6,3 persen yoy.

Adapun, peningkatan total kredit sebesar 13,8 persen yoy, didukung oleh kenaikan berbagai aktivitas bisnis sejalan dengan pelonggaran pembatasan mobilitas. Total kredit di kuartal II/2022 meningkat Rp38,2 triliun dibandingkan kuartal sebelumnya, menjadi rekor pertumbuhan kredit tertinggi secara kuartalan (QoQ).

Di sisi pendanaan, CASA naik 17,3% YoY mencapai Rp817,8 triliun per Juni 2022, berkontribusi hingga 81% dari total dana pihak ketiga.

“Pertumbuhan CASA menjadi penopang utama pencapaian dana pihak ketiga, untuk pertama kali, menyentuh milestone Rp1.000 triliun,” kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam pemaparan kinerja perusaahaan beberapa waktu lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca Bisnis Indonesia Award perbankan
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top