Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tawarkan Kupon 5,95 Persen, Simak Cara Investasi di ORI022

Jadwal pemesanan ORI022 dapat dilakukan pada 26 September 2022 hingga 20 Oktober 2022. Surat utang ini menawarkan kupon bunga 5,95 Persen.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 02 Oktober 2022  |  12:45 WIB
Tawarkan Kupon 5,95 Persen, Simak Cara Investasi di ORI022
Obligasi Ritel Indonesia - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Jadwal penawaran Obligasi Negara Ritel (ORI) dengan seri ORI022 berjalan sepekan. Surat utang negara sebagai alternatif investasi dengan imbal hasil yang lebih besar dibandingkan deposito ini ditawarkan pada periode 26 September 2022 hingga 20 Oktober 2022.

Mengutip dari laman resmi Kementerian Keuangan pada Minggu (2/10/2022), ORI0022 merupakan seri ORI ke-22 yang diterbitkan oleh pemerintah dan penjualannya dilakukan secara online melalui e-SBN. Adapun, kupon ORI022 merupakan tingkat kupon bunga tetap (fixed rate), yaitu 5,95 persen per tahun. Imbal hasil ini relatif menarik karena selain di atas bunga penjaminan LPS juga aman karena dijamin oleh negara.

Saat ini sebanyak 30 mitra distribusi telah ditunjuk pemerintah untuk memfasilitasi pemesanan ORI022. Lembaga itu terdiri dari 18 bank umum, 5 perusahaan efek, dan 7 perusahaan financial technology atau fintech. Investasi untuk ORI022 ini bisa dipesan dari rentang investasi Rp1 juta hingga Rp5 miliar.

Disebutkan juga penetapan hasil penjualan pada 24 Oktober 2022 dan tanggal setelmen jatuh pada 26 Oktober 2022. Selanjutnya, 15 Oktober 2025 merupakan tanggal jatuh tempo dengan pajak sebesar 10 persen. Sementara itu, untuk pembayaran kupon, yaitu tanggal 15 setiap bulannya, di mana kupon pertama dibayarkan pada 15 Desember 2022.

 

Berikut adalah tata cara berinvestasi ORI022:

1. Registrasi

Langkah pertama adalah dengan melakukan registrasi yang dapat dilakukan setiap saat sebelum masa penawaran SBN Ritel dibuka. Dalam hal ini, calon Investor dapat mendaftarkan diri pada sistem elektronik yang disediakan oleh mitra distribusi, dengan memasukkan data-data antara lain, data diri, nomor SID (Single Investor Identification), nomor rekening dana, dan nomor Rekening Surat Berharga.

“Bagi calon investor yang belum memiliki nomor SID, Rekening Dana, dan/atau Rekening Surat Berharga, dapat menghubungi Midis [mitra distribusi],” jelas Kemenkeu dalam lamannya.

Sekadar informasi, Single Investor Identification (SID) atau Nomor Tunggal Identitas Pemodal merupakan kode tunggal dan khusus yang diterbitkan oleh Kustodian Sentral Efek lndonesia (KSEI) selaku lembaga penyimpanan dan penyelesaian.

 

2. Pemesanan

Tahap selanjutnya, setelah registrasi berhasil, calon investor melakukan pemesanan ORI022 dengan sebelumnya membaca ketentuan dalam Memorandum Informasi. Perlu diingat, pemesanan hanya dapat dilakukan pada saat masa penawaran ORI022.

 

3. Pembayaran

Setelah pemesanan diverifikasi, selanjutnya calon investor mendapatkan kode pembayaran (billing code) melalui email/sms sesuai kebijakan masing-masing mitra distribusi. Setelah itu, kode pembayaran digunakan untuk penyetoran dana investasi melalui bank persepsi (teller, ATM, internet banking, mobile banking) atau pos atau lembaga persepsi lainnya dalam batas waktu yang ditentukan.

 

4. Konfirmasi

Setelah itu, calon investor akan mendapatkan NTPN (Nomor Transaksi Penerimaan Negara) dan notifikasi serta akan memperoleh alokasi ORI022 pada tanggal setelmen/penerbitan. Kemudian, investor dapat meminta bukti konfirmasi kepemilikan ORI022 kepada mitra distribusi. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

surat utang negara sbn Obligasi
Editor : Anggara Pernando
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top