Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Aplikasi Wealth Management BCA (BBCA) Catat Transaksi Rp50 Triliun

Aplikasi wealth management BCA (BBCA), Welma turut mendorong pertumbuhan asset under management (AUM) produk reksa dana dan obligasi.
Dionisio Damara
Dionisio Damara - Bisnis.com 12 Oktober 2022  |  09:44 WIB
Aplikasi Wealth Management BCA (BBCA) Catat Transaksi Rp50 Triliun
Nasabah melakukan transaksi di salah satu Kantor Cabang Bank BCA di Jakarta, Rabu (23/9/2020). - Bisnis/Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) menggenjot bisnis wealth management di tengah pemulihan ekonomi dari dampak pandemi Covid-19 dan bayang-bayang ketidakpastian global. salah satunya dengan mendorong optimalisasi platform aplikasi wealth management BCA, Welma.

BBCA mencatat jumlah pengunduh aplikasi Welma mencapai 475.000 pengguna sejak diluncurkan pada akhir 2019 lalu dengan nominal transaksi tembus Rp50 triliun.

Kontribusi Welma turut menopang pertumbuhan dana kelolaan perseroan. Hingga semester I/2022, kinerja pertumbuhan asset under management (AUM) produk reksa dana dan obligasi BCA mencapai 54 persen secara tahunan (year on year/yoy). 

Dengan Welma, masyarakat dan nasabah dapat membuat single investor identification (SID) dan melakukan transaksi jual beli secara daring pada produk antara lain obligasi perdana dan sekunder, reksa dana, serta reksa dana offshore.

Sementara itu, bank milik grup Djarum ini belum lama menutup BCA Wealth Summit 2022 yang diselenggarakan secara hibrida pada 8 September 2022 hingga 7 Oktober 2022.

BCA mencatat bahwa pada penyelenggaraan luring (offline) pada 8–9 September 2022, terdapat lebih dari 1.500 pengunjung hadir. Sementara itu, pengunjung yang secara daring atau online hingga 7 Oktober mencapai lebih dari 1 juta.

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja mengapresiasi atas antusiasme nasabah dan juga masyarakat selama acara BCA Wealth Summit 2022, yang untuk pertama kalinya diselenggarakan oleh bank swasta terbesar di Indonesia ini.

“Hal ini menandakan bahwa minat masyarakat saat ini kian besar terhadap investasi dan pentingnya pengelolaan aset sejak dini. Tingginya minat tersebut memotivasi kami untuk terus menghadirkan event yang dapat memberikan solusi keuangan, khususnya investasi bagi masyarakat,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (11/10/2022).

Menurut Jahja, melalui BCA Wealth Summit 2022, perseroan berkomitmen untuk terus mendukung perluasan informasi termasuk dalam hal inklusi keuangan terkait kondisi perekonomian domestik dan global kepada para nasabah serta masyarakat.

Dia menjelaskan beberapa fitur dan layanan diminati selama gelaran tersebut, seperti menu konferensi yang menyediakan 30 topik sebagai sarana edukasi, terdiri atas 9 konferensi terkait wealth protection, 17 konferensi wealth accumulation dan 4 konferensi wealth transfer.

Selain itu, wealth consultation juga menjadi salah satu pilihan nasabah dalam mendapatkan layanan konsultasi sesuai kebutuhan. Fitur game of wealth juga menjadi favorit karena nasabah bisa melakukan simulasi langsung dalam hal pengelolaan kekayaannya.

“Terima kasih atas antusiasme dari para nasabah dan masyarakat atas event ini. Sampai jumpa pada BCA Wealth Summit yang akan datang,” kata Jahja.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bca wealth management pemulihan ekonomi perbankan
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top