Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Margin Bunga Bersih Naik, Bank Jateng Kantongi Laba Rp1,5 Triliun

Marjin bunga bersih (net interest margin/NIM) Bank Jateng naik 83 basis poin (bps) menjadi 6,71 persen per September 2022.
Alifian Asmaaysi
Alifian Asmaaysi - Bisnis.com 26 Oktober 2022  |  18:03 WIB
Margin Bunga Bersih Naik, Bank Jateng Kantongi Laba Rp1,5 Triliun
Kantor Bank Jateng - bankjateng.co.id
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) sabet pertumbuhan laba bersih tahun berjalan sebesar Rp1,5 triliun, naik 24 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh beberapa faktor, di antaranya beban bunga yang turun signifikan. Marjin bunga bersih (net interest margin/NIM) bank naik 83 basis poin (bps) menjadi 6,71 persen.

Mengacu pada laporan keuangan yang dipublikasikan di Harian Bisnis Indonesia pada Rabu (26/10/2022), Bank Jateng raup pendapatan bunga Rp5,04 triliun, naik 4 persen yoy.

Pada periode yang sama, beban bunga turun 27 persen yoy menjadi Rp1,08 triliun. Alhasil pendapatan bunga bersih tumbuh 17 persen yoy menjadi Rp3,95 triliun.

Kinerja bottom line Bank Jateng pada kuartal III/2022 mengerek rasio profitabilitas. Tingkat pengembalian aset (return on asset/ROA) pada pembukuan kuartal III/2022 meningkat 55 basis poin (bps) bila dibanding dengan periode sebelumnya menjadi 3,25 persen. Sementara itu, tingkat pengembalian modal (return on equity/ROE) tumbuh sebesar 450 bps menjadi 26,74 persen

Sementara itu dari sisi kinerja dana pihak ketiga (DPK), Bank Jateng mengumpulkan Rp61,17, naik 10 persen yoy. Pertumbuhan DPK hingga September 2022 disokong oleh deposito yang naik 16 persen yoy, menjadi Rp29,7 triliun.

Selanjutnya, Bank Jateng pada kuartal III/2022 mendistribusikan kredit senilai Rp51,66 triliun, naik 4 persen yoy. Penyaluran dana bank mendorong pertumbuhan aset menjadi Rp84,78 triliun, naik 12 persen yoy.

Adapun kualitas aset bank per September 2022 membaik. Rasio kredit bermasalah (nonperforming loan/NPL) gross turun 85 bps menjadi 2,68 persen dan rasio NPL net turun 9 bps menjadi 0,01 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank jateng bpd laba bersih
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top