Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Masuk 2023, Sinarmas MSIG Life Berencana Lebih Ekspansif

Industri asuransi jiwa masih berpeluang tumbuh pada tahun depan, Sinarmas MSIG siap ambi ceruk.
Logo PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. (Sinarmas MSIG Life)/Google
Logo PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. (Sinarmas MSIG Life)/Google

Bisnis.com, JAKARTA — PT Asuransi Jiwa Sinarmas MSIG Tbk. (MSIG) memandang optimis terhadap prospek bisnis asuransi jiwa tahun depan. Sebagaimana diketahui tahun 2023 diproyeksikan menjadi tahun perlambatan ekonomi bagi Indonesia.

Corporate Communication Asuransi MSIG Indonesia Gilang R. Anggiyasari mengatakan perusahan optimis dalam melihat prospek bisnis asuransi jiwa khususnya di masa pemulihan pasca pandemi saat ini dan juga di masa depan. Sebab terdapat sejumlah poin yang akan dicermati oleh perusahaan.

“Poin yang kami cermati adalah pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal III/2022 yang mencapai angka 5,72 persen year on year (yoy). Kemudian, permodalan perusahaan yang kuat sehingga perusahaan tetap dapat bersaing secara sehat dengan kompetitor lainnya,” ujar Gilang kepada Bisnis, Minggu (27/11).

Poin lainnya yang diperhatikan perusahaan adalah kanal distribusi perusahaan yang terdiversifikasi, yang didukung dengan penetrasi pasar asuransi jiwa yang masih sangat rendah. Lalu peningkatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya produk asuransi, khususnya kalangan milenial menjadi nilai tambah yang sangat menarik bagi potensi bisnis asuransi jiwa.

Gilang menambahkan, untuk tetap dapat bersaing di pasar asuransi jiwa saat ini, perusahaan memiliki strategi jangka menengah 5 tahun yang dinamakan Expand-to-Grow 2025 dengan 3 pilar strategi yakni expansi, quality services, solid financial & governance.

Strategi tersebut dijalankan dalam 2 fase, pertama (tahun 2020 - 2022) untuk penguatan fundamental, memulai transformasi untuk pertumbuhan berkelanjutan dan menjadi landasan untuk fase ke-2.

“Transformasi tahun pertama di fase I berjalan dengan sangat baik, walaupun dihadang oleh pandemi namun perusahaan dapat beradaptasi dengan cepat dan menghasilkan kinerja yang sangat positif sepanjang tahun 2021,” ujar dia.

Adapun fase kedua, untuk akselerasi dan optimalisasi seluruh lini usaha dimulai (tahun 2023 - 2025) yang disebut dengan GREAT 2025 Grow Business with Excellent Service As Trusted Partner, yang mengutamakan pengalaman pelanggan sebagai mitra terpercaya.

“Beberapa strategi dan fokus utama dalam fase kedua tersebut adalah ekspansi pertumbuhan retail & perluasan area pemasaran, retensi nasabah melalui Inovasi produk, pelayanan nasabah dan tata kelola yang baik, serta optimalisasi bisnis melalui percepatan pengembangan SDM, transformasi digital, dan advance data analisis,” ujar dia.

Adapun untuk untuk tahun 2023, perusahaan akan terus melakukan inisiatif-inisiatif strategis, khususnya yang berhubungan dengan ekpansi kanal distribusi yang ada dan pengembangan kerja sama dengan partner-partner baru dengan tetap memperhatikan kualitas pelayanan yang diberikan kepada nasabah dan calon nasabah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper