Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Begini Langkah dan Mitigasi Home Credit Perkuat Bisnis Paylater

PT Home Credit Indonesia menyiapkan langkah untuk memperkuat bisnis dengan opsi metode pembayaran paylater seiring dengan perubahan pola konsumsi masyarakat.
Rika Anggraeni
Rika Anggraeni - Bisnis.com 01 Desember 2022  |  15:42 WIB
Begini Langkah dan Mitigasi Home Credit Perkuat Bisnis Paylater
Ilustrasi paylater Home Credit. - Istimewa.
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA – Perusahaan pembiayaan PT Home Credit Indonesia telah menyiapkan langkah untuk memperkuat bisnis dengan opsi metode pembayaran bayar nanti alias paylater perusahaan, seiring dengan perubahan pola konsumsi masyarakat.

Chief Marketing & Digital Officer Home Credit Indonesia Sheldon Chuan menuturkan bahwa pihaknya percaya bahwa prospek paylater cerah di masa depan mengingat masih banyak masyarakat yang membutuhkan layanan ini untuk mewujudkan rencana dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Home Credit akan melakukan berbagai upaya agar bisnis paylater ini bisa terus bertumbuh dan berkembang di masa depan,” kata Sheldon kepada Bisnis, Kamis (1/12/2022).

Sheldon menyampaikan bahwa Home Credit akan terus memperluas kemitraan agar dapat selalu dekat dengan pelanggan baik secara offline maupun online serta memperluas kehadiran di seluruh Indonesia, terutama di luar Pulau Jawa.

Home Credit juga akan terus berinovasi agar tetap relevan dengan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam,” imbuhnya.

Adapun, Home Credit percaya bahwa pertumbuhan bisnis yang sehat dapat dicapai dengan manajemen risiko yang memadai. Dengan prinsip tersebut, pihaknya menyadari pentingnya mengenal dan memahami profil risiko pelanggan dengan baik berdasarkan informasi yang tersedia.

Sheldon mengatakan bahwa Home Credit memiliki suatu tim yang secara khusus menangani manajemen risiko ini. Proses mitigasi risiko ini diawali dengan proses persetujuan pelanggan, di mana Home Credit mempelajari data pelanggan melalui data internal, data Sistem Layanan Informasi Keuangan Otoritas Jasa Keuangan (SLIK OJK), dan data dari biro kredit.

“Home Credit memanfaatkan sistem teknologi yang mumpuni dalam proses penilaian risiko pelanggan yang akan menggunakan layanan Home Credit sehingga proses pengajuan pembiayaan dapat dilakukan secara cepat yaitu kurang dari 3 menit,” tuturnya.

Namun demikian, Sheldon menekankan bahwa manajemen risiko yang dilakukan Home Credit tidak hanya berhenti di sana. Secara berkala, Home Credit akan mengingatkan pelanggan untuk melakukan pembayaran atas tagihannya melalui sejumlah saluran komunikasi, mulai dari SMS, notifikasi di aplikasi My Home Credit serta e-mail.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

home credit indonesia paylater
Editor : Aprianto Cahyo Nugroho
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top