Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Bank Banten (BEKS) Tunjuk Eks VP Bank Mandiri (BMRI) Sebagai Komisaris Utama

Bank Banten (BEKS) merombak total susunan pengurus dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) 2 Desember 2022.
Alifian Asmaaysi
Alifian Asmaaysi - Bisnis.com 05 Desember 2022  |  09:28 WIB
Bank Banten (BEKS) Tunjuk Eks VP Bank Mandiri (BMRI) Sebagai Komisaris Utama
Karyawan beraktivitas di salah satu kantor cabang Bank Banten di Jakarta, Rabu (6/10/2021). Bisnis - Eusebio Chrysnamurti
Bagikan

Bisnis.com, JAKARTA — PT Bank Pembangunan Daerah Banten, Tbk. (BEKS) menunjuk Muhammad Busthami sebagai komisaris utama dalam agenda rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS LB) pada Jumat (2/12/2022).

Berlokasi di Hotel Horison Ultima Ratu Serang, Banten, perseroan juga sepakat mengangkat Hoiruddin Hasibuan sebagai komisaris perwakilan, dan Bambang Widyatmoko sebagai direktur operasional.

Lebih lanjut, perseroan juga mengadakan rombak besar-besaran pada seluruh jajaran direksi dan komisaris Bank Banten.

Dalam laporannya, BEKS memberhentikan dengan hormat ke-5 awak pengurusnya yakni, Hasanuddin selaku Komisaris Utama Independen, Media Warman selaku Komisaris Independen, Agus Syabaruddin selami Direktur Utama, Cendria Tj. Tasdik selaki Direktur Bisnis, dan Kemal Idris selaki Direktur Kepatuhan. 

Sementara, M.Yusuf dan Denny Sorimulia Karim akan melanjutkan tugasnya sebagai pelaksana tugas (Plt.) komisaris utama dan direktur utama sebagaimana ditetapkan oleh para pemegang saham hingga proses kepengurusan pemegang saham yang baru terpenuhi.

Disamping itu, RUPSLB Bank Banten juga merumuskan pembentukan kelompok usaha bank (KUB) untuk membantu perseroan dalam mengejar modal inti.

"Sesuai POJK Nomor 12/POJK.03/2020 (POJK 12/2020,) Perseroan bermaksud untuk memintakan persetujuan dari para Pemegang Saham Perseroan terkait dengan rencana Pembentukan KUB guna kewajiban pemenuhan modal inti Perseroan," jelas Manajemen BEKS dalam keterbukaan informasi yang dibagikan, dikutip pada Senin (5/12/2022).

Sebelumnya, dalam rangka memperkuat struktur permodalan, Bank Banten (BEKS) merencanakan penambahan modal dengan skema rights issue dengan menerbitkan saham seri C sebanyak-banyaknya 30 miliar lembar dengan nominal Rp50 per saham.

Adapun berdasarkan RUPSLB ada 6 poin yang akan menjadi fokus Bank Banten, yakni:

  1. Aspek penguatan modal
  2. Aspek likuiditas dengan menjaga di level optimal
  3. Akselerasi penagihan dan penyelesaian kredit bermasalah
  4. Aspek tata kelola
  5. Akselerasi pertumbuhan kredit yang berkualitas (Quality Growth)
  6. Efisiensi biaya operasional

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bank Banten perbankan bpd
Editor : Muhammad Khadafi
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top