Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rupiah Dibuka Melemah Setelah BI Rate Tertahan, Cek Kurs di BCA, BRI, Bank Mandiri, & BNI

Rupiah dibuka turun 0,06% atau 9,50 poin ke level Rp15.562 per dolar AS pada perdagangan hari ini, setelah ditutup menguat pada perdagangan kemarin.
Potret uang pecahan Rp100.000 dan Rp50.000. - Bloomberg/Brent Lewin
Potret uang pecahan Rp100.000 dan Rp50.000. - Bloomberg/Brent Lewin

Bisnis.com, JAKARTA — Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah ke level Rp15.562,5 per dolar AS pada perdagangan hari Ini, Jumat (24/11/2023) setelah Bank Indonesia (BI) menahan suku bunga acuan di level 6%.

Berdasarkan data Bloomberg dikutip Jumat, (24/11/2023) pukul 09.05 WIB, rupiah dibuka turun 0,06% atau 9,50 poin ke level Rp15.562 per dolar AS, setelah ditutup menguat pada perdagangan kemarin. Sementara itu, indeks mata uang Negeri Paman Sam juga melemah 0,14% ke posisi 103,77 pada pagi ini.  

Beberapa mata uang Asia yang masih kebal terhadap dolar AS, misalnya ringgit Malaysia menguat 0,06%, baht Thailand menguat 0,26%, ruppe india menguat 0,02%. 

Sementara itu, mata uang Asia yang melemah terhadap dolar AS yakni yen China melemah 0,04%, yen Jepang melemah 0,01%, dan dolar Hongkong turun 0,01%. 

Direktur Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memperkirakan pada perdagangan hari ini rupiah akan berfluktuasi, namun ditutup menguat di rentang Rp15.520- Rp15.600.

Adapun, terdapat sejumlah sentimen di tengah fluktuasi nilai tukar rupiah, salah satunya kebijakan BI yang menahan laju suku bunga acuan di level 6%. Keputusan BI yang diumumkan pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada Kamis (23/11/2023) itu telah sejalan dengan prediksi konsensus analis. 

Selain suku bunga acuan BI7DRR yang ditahan di 6%, suku bunga deposit facility sebesar 5,25%, dan suku bunga lending facility tetap sebesar 6,75%. 

Di lain sisi, dari sentimen global Bank Sentral AS Federal Reserve masih memberikan sinyal hawkish yang menimbulkan ketidakpastian mengenai kapan bank sentral bermaksud untuk mulai memangkas suku bunga. 

Ibrahim mengatakan ketika The Fed mempertahankan prospek suku bunganya yang lebih tinggi untuk jangka waktu yang lebih lama, para pelaku pasar mengurangi beberapa spekulasi bahwa Fed akan mulai memangkas suku bunganya paling lambat pada bulan Maret 2024.   

Lalu, berapa kurs dolar AS di BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI hari ini, Jumat (24/11/2023)?

Kurs Jual Beli Dolar AS di BCA Hari Ini 

PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) pada pukul 09.18 WIB menetapkan harga beli dolar AS sebesar Rp15.585 dan harga jual sebesar Rp15.605 berdasarkan e-rate.

Lalu, berdasarkan bank notes, BCA pada pukul 08.03 WIB menetapkan harga beli sebesar Rp15.385 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp15.685 per dolar AS.

Kurs                  Beli (Rp)    Jual (Rp)

TT Counter       15.385      15.685

E Rate                15.585      15.605

Bank Notes       15.385      15.685

Kurs Jual Beli Dolar AS di BRI Hari Ini

PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. menetapkan harga beli dan harga jual dolar AS pada pukul 09.23 WIB masing-masing sebesar Rp15.580 dan Rp15.605 untuk e-rate.

Kemudian BRI menetapkan harga beli TT counter sebesar Rp15.465 per dolar AS dan harga jual sebesar Rp15.715 per dolar AS.

Kurs                 Beli (Rp)    Jual (Rp)

TT Counter      15.465       15.715

E Rate              15.580       15.605

Halaman
  1. 1
  2. 2

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper