Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ekspansi KUR di Bandung bisa tembus Rp4 triliun

BANDUNG: Bank Indonesia Bandung memprediksi penyaluran kredit usaha rakyat di wilayah Jawa Barat per akhir tahun bisa menembus Rp4 triliun, dan menjadi provinsi dengan penyerapan terbesar kedua setelah Jawa Timur.Lucky F.A. Hadibrata, Pemimpin Kantor
News Editor
News Editor - Bisnis.com 22 November 2011  |  17:33 WIB

BANDUNG: Bank Indonesia Bandung memprediksi penyaluran kredit usaha rakyat di wilayah Jawa Barat per akhir tahun bisa menembus Rp4 triliun, dan menjadi provinsi dengan penyerapan terbesar kedua setelah Jawa Timur.Lucky F.A. Hadibrata, Pemimpin Kantor Bank Indonesia Bandung, mengatakan bank penyalur KUR terus berinovasi agar penyaluran kredit program tersebut bisa semakin maksimal.Sampai dengan September 2011, penyaluran KUR di Jawa Barat tercatat sebesar Rp3,8 triliun  antara lain disalurkan oleh BRI, BNI, Bukopin, dan Bank BJB. Realisasi kredit tersebut terserap oleh 770.574 debitur.Dari realisasi tersebut, BRI dan Bank BJB merupakan bank dengan oustanding penyaluran KUR terbesar, yaitu Rp1,5 triliun dan Rp1,1 triliun.“Selain bank menyalurkan KUR secara langsung, ada juga skema melalui program kemitraan [linkage program] dengan koperasi dan baitul mal watamwil [BMT]. Skema penyaluran KUR secara linkage dengan lembaga keuangan mikro itu telah berjalan sekitar 6 bulan,” katanya, kemarin.Lucky mengatakan penyaluran KUR dengan skema linkage dengan lembaga keuangan mikro diharapkan bisa semakin memperluas penetrasi serapan kredit program pemerintah tersebut.Sebagian besar koperasi dan BMT di Jabar, lanjutnya, telah memiliki nasabah loyal yang membutuhkan suntikan modal kerja untuk pengembangan usaha. Peluang tersebut, katanya, bisa dimanfaatkan untuk mempercepat penyaluran KUR sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis lembaga keuangan mikro.“Sudah banyak BMT dan koperasi yang memiliki manajemen bagus, sehingga layak menyalurkan kredit. Bahkan, ada BMT yang sudah memiliki aset sekitar Rp2 miliar saat ini,” katanya.Lucky mengatakan BMT dan koperasi sehat berkesempatan ikut menyalurkan KUR dengan plafon maksimal Rp2 miliar.Dia mengatakan BMT dan koperasi penyalur KUR tentunya akan mendapatkan keuntungan selisih bunga jika menyalurkan KUR.Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Jabar Wawan Hernawan mengatakan penyaluran KUR di wilayahnya terdongkrak oleh banyaknya koperasi simpan pinjam yang ikut menjadi penyalur kredit tersebut melalui program linkage.Saat ini, lanjutnya, terdapat sedikitnya 50 koperasi yang menerima kredit KUR dari bank penyalur, untuk kemudian disalurkan kembali ke anggotanya. (faa) 


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Sumber : Ajijah & Roberto Purba

Editor : Dara Aziliya

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
qrcode bisnis indonesia logo epaper

BisnisRegional

To top