Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

450 Guru Dari 30 Kabupaten Terpencil Dapat Penghargaan BUMN

BISNIS.COM,JAKARTA -- Sebanyak 450 peserta dari 30 kabupaten terpencil mengikuti program apresiasi guru dan siswa berprestasi yang diselenggarakan 24 badan usaha milik negara (BUMN).Program BUMN Peduli Pendidikan yang bertajuk Apresiasi Guru dan Siswa
Bambang Supriyanto
Bambang Supriyanto - Bisnis.com 07 Maret 2013  |  10:50 WIB
450 Guru Dari 30 Kabupaten Terpencil Dapat Penghargaan BUMN
Bagikan

BISNIS.COM,JAKARTA -- Sebanyak 450 peserta dari 30 kabupaten terpencil mengikuti program apresiasi guru dan siswa berprestasi yang diselenggarakan 24 badan usaha milik negara (BUMN).

Program BUMN Peduli Pendidikan yang bertajuk Apresiasi Guru dan Siswa Berprestasi dari Daerah Terpencil, Pulau Terluar, dan Wilayah Perbatasan Indonesia itu diselenggarakan dalam tiga tahap.

Pada tahap pertama yang diselenggarakan 20 Desember 2012, program tersebut diikuti 75 peserta dari lima kabupaten, yakni Tahuna, Kawio, Kawaluso, Talaud, dan Lombok.

Tahap kedua diadakan pada 4 Februari 2013 yang diikuti 150 peserta dari 10 kabupaten, yaitu Manokwari, Sukamara, Belitung, Timur Tengah Utara, Natuna, Sorong, Sanggau, Bengkayang, Muna, dan Tarakan.

Sementara itu, tahap ketiga dilakukan pada mulai 4 Maret 2013 lalu yang diikuti 15 kabupaten, yakni Liran, Nagalema, Bima, Matawai, Meurumba, Atambua, Soe, Kupang, Ketapang, Mandailing Natal, Nias Selatan, Konawe, Simeuleu, Sarmi Liki, dan Raja Ampat.

Sebanyak 24 perusahaan plat merah telah menyalurkan dana tanggung jawab sosial (corporate social responsibility/CSR), yang mana PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) bertindak sebagai koordinator dalam acara tersebut.

Direktur Utama PGN Hendi Prio Santoso menuturkan seluruh peserta program ini mendapatkan penghargaan dari BUMN berupa piagam dari Menteri BUMN, satu perangkat gadget sebagai sarana interaksi online dengan Internet, peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi (Iptek) melalui pelatihan TIK, studi banding mengenai implementasi sekolah percontohan, dan kunjungan ke Museum Iptek, Jakarta.

"Selain itu, peserta juga mengikuti serangkaian kegiatan wisata budaya, seperti ke TMII, Trans Studio Bandung, dan Dufan," ujarnya, Kamis (7/3).

Beberapa agenda dalam program itu adalah senam bersama Menteri BUMN Dahlan Iskan di Monas dan dialog interaktif di lantai 21 Kementerian BUMN, Jakarta.

"Kami berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan untuk mengeliminasi kesenjangan, sehingga kemapanan teknologi dapat terus berkembang yang akhirnya akan berujung pada peningkatan kualitas SDM, khususnya untuk wilayah terpencil," ujarnya. (bas)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bumn kti guru

Sumber : Herdiyan

Editor : Others
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top